Antioksidan Tak Selalu Cegah Kanker

Suplemen vitamin C atau E tidak membantu mencegah kanker pada manusia. Sebuah penelitian juga mengungkapkan, pil kelompok tersebut tak memberikan efek perlindungan dari sakit jantung.

Antioksidan yang terdapat di dalam pil vitamin C dan E mempunyai beberapa manfaat. Namun, ketika dites secara individual, belum diketahui pil ini aman dikonsumsi untuk jangka panjang. Sementara itu, dalam studinya, Physicians Health Study melibatkan 14.641 dokter laki-laki berusia lebih dari 50 tahun. Sebanyak 1.274 orang di antaranya mengidap kanker sejak 1997. Mereka mengonsumsi vitamin E dan C tiap hari.

Responden dibagi menjadi empat grup. Mereka minum vitamin E, C, ataupun pil kosongan. Dosis vitamin E 400 IU dua hari sekali dan vitamin C 500miligram sekali sehari. Setelah delapan tahun, kasus kanker meningkat menjadi 1.929. Termasuk, 1.013 kasus kanker prostat. Padahal, responden berharap agar vitamin E mampu mencegah penyakit tersebut.

Selain mengonsumsi makanan kaya akan antioksidan, suplemen antioksidan juga dapat dikonsumsi untuk mengurangi risiko terjadinya kanker. Oleh karena itu, yuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dan konsumsi antioksidan supaya terhindar dari kanker.

Pertahankan Berat Badan dan Aktif Secara Fisik

Mempertahankan berat badan yang sehat dapat menurunkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, prostat, paru-paru, usus besar, dan ginjal. Aktivitas fisik juga penting. Selain membantu mengontrol berat badan, aktivitas fisik dapat menurunkan risiko kanker payudara dan kanker usus besar.

Orang dewasa yang berpartisipasi dalam aktivitas fisik dalam jumlah berapapun mendapatkan sejumlah manfaat kesehatan. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 150 menit seminggu atau 75 menit seminggu. Kamu juga dapat melakukan kombinasi aktivitas sedang dan kuat. Lakukan setidaknya 30 menit aktivitas fisik dalam rutinitas harian dan lebih lama maka lebih baik.

Pola Makan Sehat

Untuk konsisten menjalankan gaya hidup sehat, setidaknya kamu berpedoman pada beberapa hal berikut:

  • Makan banyak buah dan sayuran. Dasarkan diet pada buah-buahan, sayuran, dan makanan lain dari sumber nabati, seperti biji-bijian dan kacang-kacangan.
  • Hindari obesitas. Makan lebih ringan dan ramping dengan memilih lebih sedikit makanan berkalori tinggi, termasuk gula halus dan lemak dari sumber hewani.
  • Jika kamu harus atau sangat ingin minum alkohol, minumlah hanya dalam jumlah sedang. Risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, usus besar, paru-paru, ginjal dan hati, meningkat dengan jumlah alkohol yang kamu minum dan lama waktu yang telah diminum secara teratur.
  • Batasi daging olahan. Makan daging olahan dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko kanker jenis tertentu.

Konsumsi Suplemen Antioksidan

Astria merupakan suplemen antioksidan yang memiliki banyak keunggulan, termasuk mencegah kanker. Bukan hanya kandungan antioksidan yang jauh lebih tinggi dari vitamin E dan C, Astria tidak menghasilkan radikal bebas atau pro-oksidan yang baru. Justru Astria menjadi satu-satunya suplemen yang antioksidan yang memiliki kemurnian 10 persen lebih merah dalam bentuk oil.

Semakin merah sebuah suplemen antioksidan, maka semakin murni kandungannya. Selain itu, suplemen Astria pun mempunyai keunggulan, yaitu mampu melawan berbagai jenis radikal bebas yang dapat menyerang tubuh.

Mengonsumsi suplemen Astria adalah salah satu langkah untuk menjaga tubuh supaya selalu sehat. Jadi, untuk memulai gaya hidup sehat dan dapat mencegah kanker, kamu bisa mengonsumsi Astria sebagai suplemen antioksidan tambahan. Pastikan untuk membaca informasi aturan pemakaian yang berada di kemasan untuk mengonsumsi suplemen antioksidan. Simpanlah Astria di dalam wadah tertutup dengan suhu ruangan agar tidak terkena cahaya matahari langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.