Masjid Jabalurahman yang berada 50meter di area tanggul Situ Gintung yang jebol kemarin, masih berdiri kokoh dan tidak menunjukkan kerusakan yang berarti, hanya terdapat sedikit cuilan (kupasan) gara-gara terkena air. Kokohnya Masjid di Situ Gintung ini mengingatkan kita dengan tragedi Tsunami di Aceh.
Secara logika, kedua bencana tersebut mampu meruntuhkan bangunan di sekitar area bencana. Sebagai contoh Masjid di area bencana Situ Gintung tetap berdiri kokoh meski bangunan di sekitarnya sudah rata dengan tanah. Bagitu pula dengan kejadian Tsunami di Aceh dimana banyak warga menyelamatkan diri dengan berlindung di dalam Masjid.
Hikmah apakah yang didapat? Sependapat saya, para arsitektur kita harus memperhatikan rancangan bangunan yang diperuntukkan bagi jangka panjang. Mungkin saja Masjid yang dibangun tersebut merupakan rancangan yang sengaja dirancang agar tahan untuk jangka waktu yang panjang.
Dari segi mistis, bisa dikaitkan dengan kebesaran Tuhan. Dimana saat bencana berlangsung, kita sebagai korban diharapkan untuk tetap ingat dan bersandar kepada Sang Pencipta.








ditemukan juga waktu jebol sebuah ular gede dari Tanggul jepol yang bikin macet tuh, di update juga,:evillaugh:
banyak yg mati lagi2:dead::dead::dead::dead:
“Dari segi mistis, bisa dikaitkan dengan kebesaran Tuhan. Dimana saat bencana berlangsung, kita sebagai korban diharapkan untuk tetap ingat dan bersandar kepada Sang Pencipta.”
bro jangan dari segi mistis ah,kalau misitis itu cenderung ke arah perdukunan,mungkin bisa di ganti bahasanya yang lebih halus
setuju dengan mas triyanto:tob: