Jakarta -- Film kontroversial berjudul “Menculik Miyabi” sempat mendapatkan protes keras tahun lalu. Namun ternyata film yang dibintangi Maria Ozawa itu tetap dibuat, bahkan kini sudah selesai dan siap dirilis.
Maxima Picture mengungkapkan film yang digarap oleh sutradara Findo Purnomo itu telah lulus sensor. Odi Mulya juga menjamin adegan dalam film yang diproduksi di Jepang ini bebas dari adegan panas. “Sudah lulus sensor kok. Dapat kategorinya remaja,” ujar sang produser Odi Mulya Hidayat saat berbincang dengan detikhot lewat telepon, Selasa (4/5/2010).
“Menculik Miyabi” rencananya akan diputar di bioskop pada 6 Mei mendatang. Selain Maria, film tersebut juga dibintangi Nicky Tirta, Herfiza Novianty, Kevin Julio dan Rizky Mocil. Naskah “Menculik Miyabi” pun ditulis oleh Marqee.
Di film tersebut, Maria Ozawa berperan sebagai Miyabi, perempuan yang mendapat tugas untuk menjemput pemenang kuis di Indonesia. Namun, ia malah diculik oleh tiga remaja culun.
Pada September 2009 lalu, penggarapan film “Menculik Miyabi” gagal karena mendapat protes dari beberapa pihak. Sejumlah kalangan terutama kalangan agama menolak Miyabi datang ke Indonesia.
Namun selang tujuh bulan setelah kehebohan protes itu, Maria Ozawa kini siap menyapa para penggemarnya di Indonesia.
Cuplikan berita film Menculik Miyabi di Youtube oleh Liputan6:
Trailer Film Menculik Miyabi:





filmX bagus Maria ozawa cantik banget tapi sayang baX yg ngga suka gara2 Maria ozawa mantan pemain film porno.klu menurut aQ si yg ngga seneng itu org2 yg sirik.btw cek diri sdr dulu d baru nilai org lain.maju trus Maria ozawa seburuk dan sehina apapun manusia di mata sesamaX tapi ia sangat berharga d mata Tuhan. Gbu:12:
paling ceritanya juga nggak jauh dari bau “esek-esek”,
tadi da liat cuplikannya di tipi
not badlah
[...] nya orang-orang yang ikut merayakan fifa 2010 ini. Tetapi beberapa artikel lain seperti “Film Menculik Miyabi Diputar di Bioskop Pada 6 Mei” bagi para pecinta [...]
moga-moga aja ceritanya ngak asal jadi. kebanyakan film2 yang sudah, bintangnya doang yang heboh tapi cerita filmnya biasa-biasa aja
knapa haruz dibuterrin chian kan kita sebagai oi (orank indonesia) haruz jangan teropsesi karna adanya filmnnya
jadi pengin nonton nih
wah2… ternyata beredar juga di bioskop yah…
jadi juga akhirnya film ini