- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Demi menekan biaya operasional pemeliharaan menara BTS (Base Transceiver Station), operator seluler XL berencana akan menjual 8.000 menara miliknya.
Tetapi, menurut informasi Chief Executive Officer XL, Hasnul Suhaimi, penjualan menara tersebut belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, jika dalam beberapa waktu kedepan ada pembeli yang menawarkan harga yang cocok, maka XL akan menjual menaranya.
“Belum ada pembeli yang pas sehingga sampai sekarang belum ada yang dijual. Sekarang masih dalam proses penjajakan. Kami tidak buru-buru. Bisa santai sesuai dengan kebutuhan,” ujar Hasnul.
Menurut pengakuan Husnul, faktor lain yang mempengaruhi rencana penjualan menara tersebut dikarenakan XL ingin lebih fokus pada bisnis inti. Nantinya, menara yang dijualnya tersebut akan disewa kembali oleh XL.
Dikabarkan ada 3 perusahaan yang bergerak di bisnis penyediaan menara yang sedang mengincar menara milik XL. Yaitu: PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT. Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) dan PT. Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
Diperkirakan jumlah total yang akan diterima XL jika 8.000 asetnya tersebut dilepas akan mencapai nilai Rp 14-15 triliun.