About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Keluarga Korban Tabrakan Xenia Maut Asal Jepara, Hutang 7.5 Juta Untuk Pulangkan Jenasah

Berita
Nenglya, 24.01.2012 - 11:25
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Tugu-Tani Sebuah keluarga asal Jepara yang menjadi korban tabrakan maut di kawasan Tugu Tani, Pipit, Yusuf Sigit, Nani dan Suyatni, awalnya berniat untuk menghabiskan masa liburan imlek di Jakarta. Namun, siapa sangka nasib buruk menghampiri mereka. Akibat kelalaian dan kecerobohan si pengemudi Xenia, Afriyani Susanti, yang menghisap sabu-sabu sebelum mengendarai mobil membuat kebahagiaan keluarga ini menjadi isak tangis.

Nasib malang tidak hanya dialami ke 4 korban, namun keluarga yang ditinggalkan pun ikut turut merasakan kepedihan, karena mahalnya biaya yang mereka harus keluarkan untuk membawa pulang jenasah keluarga mereka agar dapat dimakamkan di tanah kelahirannya.

Menurut penuturan Sugiyantini yang merupakan salah satu keluarga korban, ia dimintai uang sebesar Rp. 7.5 Juta oleh pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk dapat membawa pulang ke 4 jenasah keluarganya tersebut. Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai buruh penjaga kos itu, mengaku tidak memiliki uang dan terpaksa meminjam uang dari kakaknya.

Eni, Majikan Sugiyantini, mengungkapkan bahwa pihak keluarga sudah mengajukan untuk meminta keringanan biaya ke pihak Yayasan Untung Wijaya Kusuma, di RSCM. Namun permintaan tersebut ditolak karena tidak ada surat keterangan tidak mampu dari RT/RW setempat. Pihak yayasan tidak mengijinkan membawa pulang jenasah jika tidak ada pembayaran lunas terlebih dahulu.

Komentar Pembaca (3)


  1. nenk says:

    bener2 keluarga yg tidak punya hati nurani….udah tau anaknya salah…cobalah untuk keluarga apriani bantu ringankan beban mereka…jangan bisanya cuma ngomong doank……biayai apapun yg menjadi kebutuhan korban..toh situ yg salah

  2. papiakbar says:

    pihak RS pun mustinya tahu situasi dan kondisi….. nggak harus kaku gitu.

  3. mandhez says:

    ke mana orang jasa raharja ?
    dan di mana keluarga pelaku AS ?
    pakah keluarga pelaku hanya diam tanpa ada niat baik..?
    seharusnya keluarga pelaku juga memberi santunan

    emang keluarga bejat tidak punya hati nurani
    copot jilbab kamu jangan setelah nyabu pakai kerudung sebagai tameng tabiat kamu

Beri Komentar