- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Pelatih Timnas U-23 yang bisa dibilang sukses membuahkan prestasi yang lumayan, Rahmad Darmawan, akhirnya resmi mengundurkan diri. Rahmad memberikan surat pengunduran dirinya kepada PSSI lewat Eddy Syahputra, agen pemain sepak bola.
Surat pengunduran diri pelatih yang dikenal dengan sebutan nama RD itu ditujukan untuk Sekjen PSSI Tri Goestoro. Setelah surat diterima oleh Direktur Alih Status Arya Khalief, surat itu pun diteruskan ke Djohar Arifin selaku Ketua Umum PSSI.
RD sengaja menemui Eddy untuk menyerahkan surat pengunduran diri. Atas seijin RD, Eddy pun membaca surat yang ditujukan bagi PSSI tersebut. Intinya sih coach RD merasa gagal karena tak bisa meraih medali emas di ajang SEA Games XXVI 2011 kemarin.
Sudah rahasia umum bahwa RD sudah tak tahan dengan kisruhnya sepak bola di Indonesia tercinta ini. Karena itu meski surat itu berisikan penyesalan RD lantaran gagal mempersembahkan emas, kemunduran RD masih dipertanyakan.
Pemicunya tak lain karena larangan dari PSSI yang melarang pemain yang berkompetisi di luar kompetisi yang diakui seperti IPL (Indonesian Premier League), bergabung ke timnas. RD pun merasa tak leluasa karena gerak geriknya dibatasi. Ia tak bisa memilih pemain terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia.
Sikap RD memang tak berlebihan, nyatanya beberapa pemain timnas senior dan timnas U-23 kebanyakan berasal dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang oleh PSSI kita dianggap ilegal.
“Saya tak bisa memilih pemain terbaik yang saya inginkan, kalau bertahan (sebagai pelatih) saya sama saja bunuh diri,” aku RD beberapa waktu lalu seperti dilansir Jawa Pos.
Bob Hippy selaku koordinator timnas menyatakan PSSI tak terlalu risau dengan keputusan mundurnya RD. Menurut Hippy ini bukan kiamat dan PSSI tanpa RD akan tetap berjalan. Untuk menggantikan posisi RD, kemungkinannya yakni Aji Santoso dan Widodo C. Putra.
