About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Rahmad Darmawan Akui Dirinya Gagal Merebut Medali Emas

HL, Olahraga
luxboy, 22.11.2011 - 11:07
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Ferdinand-Sinaga-SEA-Games-2011

Ferdinand Sinaga meratapi kegagalannya menembus pertahanan Khairul Fahmi saat adu penalti kemarin. @Tribunnews.com

Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan mengakui bahwa dirinya gagal mengemban tugas merebut medali emas di ajang SEA Games XXVI/2011 tadi malam.

Meski anak asuhnya sudah berjuang keras, tapi adu penalti membuktikan Malaysia lebih unggul.

RD dengan besar hati mengakui kegagalannya dan tak mau menjadikan penurunan permainan Titus Bonai dkk sebagai tameng. “Target medali emas adalah tugas yang saya dapatkan. Saya gagal, tak peduli apapun alasannya,” jelas RD.

RD juga menyatakan bahwa ia akan berpikir dua kali jika diperintahkan untuk melatih timnas senior menggantikan Wim Rijsbergen. Menurutnya, apakah pantas dirinya naik ke tingkat timnas senior, padahal dirinya gagal merebut emas di SEA Games 2011.

Selain faktor stamina yang memang belum pulih benar, ada faktor lain yang membuat timnas harus mengakui keunggulan Malaysia.

Pelatih RD mengatakan bahwa anak asuhnya mengira akan mudah mengalahkan Malaysia setelah membobol Malaysia di menit-menit awal pertandingan. Teknik long passing yang bisa menjadi senjata makan tuan juga malah diterapkan di pertandingan kemarin.

Padahal menurut RD sebaiknya timnas bermain dengan ball possession saja. Lini belakang selalu membuang bola ke depan seolan ingin segera cepat menyelesaikan pertandingan. Meski sempat pulih di babak kedua, tapi permainan Okto Maniani dkk masih belum mampu menembus skuad Harimau Muda yang juga sama letihnya.

Dan yang terakhir ialah kondisi mental. Pada saat pemilihan eksekutor penalti, beberapa pemain menyatakan ketidaksiapannya. Pelatih asal Lampung itu menyatakan bahwa hanya tiga pemain yang siap. Setelah dipaksa, barulah mereka mau. Sedangkan menurut Rahmad, Malaysia lebih berpengalaman dan siap menghadapi penalti.

Menurut saya, permainan timnas kemarin sudah bagus. Bahkan Malaysia juga terlihat bersusah payah menahan serangan Timnas U-23 di babak kedua. Oktovianus Maniani sudah kram. Patrich Wanggai meski cedera, tetap berjuang bagi Indonesia hingga akhirnya ditarik oleh RD.

Belum lagi soal beban mental bermain di kandang sendiri, haus kemenangan dan bertanding melawan musuh bebuyutan.

Malaysia juga sering melakukan kesalahan dan pelanggaran. Bahkan pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti. Yang kurang mungkin lebih kepada kesiapan timnas yang cuma 3 bulan.

Sebaiknya kompetisi lebih sering diadakan untuk melatih mental dan skill lebih lagi. Saya yakin jika Timnas U-23 melakukan persiapan yang sama dengan Malaysia, sudah pasti Malaysia kemarin hancur lebur.

Beri Komentar