- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Dua orang pendukung Timnas U-23 tewas terinjak-injak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta tadi malam. Korban tewas karena terinjak saat berebut masuk ke dalam stadion melalui pintu masuk VIII.
Tak sempat mendapatkan pertolongan medis, kedua korban yang masih mengenakan pakaian merah tersebut harus meregang nyawa sia-sia.
Kejadian ini menambah deretan duka setelah Garuda Muda takluk melawan Harimau Muda.
Tragisnya, korban yang meninggal ternyata baru ditemukan 90 menit kemudian. Menurut salah seorang petugas medis, keterlambatan tersebut dikarenakan komunikasi dan koordinasi yang susah.
Korban pertama ialah Reno Alvino (21) yang merupakan warga Cililitan yang diduga adalah additional Player band DOT. Korban datang beramai-ramai dan masing-masing anggota rombongan memegang tiket. Tanpa diduga, kedatangan korban untuk mendukung Egi Melgiansyah dkk merupakan hari akhir hidupnya.
Sedangkan identitas korban kedua masih belum diketahui hingga saat ini. Kedua jasad akhirnya dibawa tim medis ke RSCM dua jam kemudian setelah sebelumnya disimpan di ambulans. Tragis karena tak seorangpun yang menolong kedua korban saat terjatuh.
Turut berduka bagi dua suporter Timnas U-23.

Bkn mslh petugas medisnya yang lamban.. Menurut saya,panitialah yg seharusnya bs mengantisipasi keadaan ini…udah tau sepak bola itu bakal banyak yg nonton, seharusny diatur dgn mekanisme yang teratur dong, banyak pintu masuk, dan kalau bisa digilir. Apalagi jika negara tetangga kita itu tau kejadian ini, mereka akan menertawakan kita karena terus-menerus mengulangi kesalahan yg sama.
beliau adalah teman saya .. saya sangat kecewa terhadap petugas medis yang LAMBAN menangani korban .. bhkan hingga 90 menit ..