- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Target Rahmad Darmawan beserta anak asuhnya untuk meraih poin dalam laga melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta malam ini harus rela dilepaskan.
Ditekuk Malaysia 1-0, Indonesia menjadi runner up di grup neraka. Sedangkan Malaysia menjuarai grup A setelah meraih poin atas Indonesia.
Pertandingan yang diwasiti oleh Farhad Alkassar ini merupakan pelajaran tersendiri bagi Egi Melgiansyah dkk. Timnas U-23 yang tak pernah ketinggalan lebih dulu, tertinggal satu gol dari musuh bebuyutan di babak pertama.
Meski kalah dari Malaysia, Indonesia tetap lolos ke babak semifinal. Formasi Timnas U-23 yang bukan pemain inti bisa jadi penyebab kalahnya Indonesia kali ini. Maju terus Garuda Muda!
Jalannya pertandingan
Indonesia mengalami serangan dari Malaysia untuk pertama kalinya di menit ke-2 dari Bakhtiar Baddrol. Menyusul serangan kedua di menit ke-4. Tampak Malaysia memainkan tempo cepat dengan pressing ketat terhadap pemain Indonesia.
Serangan balik dari Malaysia di menit ke-17 lewat Ibrahim Syahrul membuat Indonesia tertinggal 1-0. Berawal dari umpan through pass pemain belakang Malaysia, transisi dari bertahan ke menyerang terjadi begitu cepat dan tajam. Skor 1-0 untuk Malaysia.
Gawang Timnas U-23 kembali terancam di menit ke-22, beruntung serangan masih bisa diatasi olh kiper Andritany Ardhiyasa dkk.
Di menit ke-24, Malaysia hampir membuat gol kedua. Serangan dari pemain Malaysia masih mengenai tiang gawang Garuda Muda.
Lagi-lagi gawang Indonesia terancam di menit ke-31. Tendangan penjuru sebanyak tiga kali dilancarkan Malaysia. Titus Bonai dkk harus bekerja ekstra keras untuk menghalau serangan pemain berseragam kuning ini.
Peluang baik bagi Timnas U-23 terjadi pada menit ke-35. Sayang serangan dari tengah tersebut masih dihalau begitu saja oleh pemain belakang Malaysia. Babak pertama berakhir dan Malaysia sementara unggul 1-0 atas Indonesia.
Babak kedua
Menit ke-46 Tibo melepaskan tembakan ke gawang Khairul Fahmi. Sayangnya tendangan Tibo sedikit melebar.
Diego Michiels masuk di menit ke-49.
Ferdinand Sinaga gagal melakukan finishing. Serangan yang dilancarkan di menit ke-51 ini tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Ferdinand Sinaga yang dalam kondisi bebas.
Tibo gagal dalam upaya keduanya menjebol gawang Malaysia di menit ke-53. Serangan bagus dari Timnas U-23 membuktikan adanya perubahan pola permainan di babak kedua ini.
Lucas berpotensi memberikan gol bagi Indonesia lewat sundulannya. Terlalu lemah, sundulan yang diterima dari umpan Ferdinand Sinaga itu tak bisa menjebol gawang Malaysia di menit ke-55.
Tergelincir, kiper Khairul Fahmi kesakitan pada kaki kirinya di menit ke-63. Mendapat perawatan sesaat, Khairul pun siap kembali bertarung.
Kartu kuning bagi Ramdhani Lestaluhu di menit ke-65 karena mengangkat kaki terlalu tinggi. Sebuah kerugian bagi Timnas U-23.
Kartu kuning lagi-lagi diterima pemain Indonesia. Kini giliran Ferdinand yang tampak emosi dengan melakukan tackling keras pada pemain Malaysia bernomor 18. Pelatih Malaysia, Ong Kim Swee, harus diusir dari lapangan setelah mendapatkan kartu merah. Protes keras atas pelanggaran yang dilakukan Ferdinandd Sinaga ini harus berakhir dengan pengusiran oleh wasit.
Kartu kuning bagi Diego Michiels di menit ke-71, satu lagi kerugian besar bagi Timnas U-23.
Peluang emas terjadi di menit ke-78 lewat sundulan Oktovianus Maniani. Pada menit ke-83, serangan dari Malaysia malah mengancam gawang Indonesia.
Malaysia mendapatkan kartu kuning di menit ke-87. Ini juga merupakan kerugian besar bagi Malaysia. Sayang, tendangan Ferdinand Sinaga di menit ke-91 gagal dimanfaatkan. Tendangan lemah itu sekaligus merupakan peluang terakhir yang dimiliki Indonesia. Indonesia kalah 1-0 dari Malaysia.
