- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Seperti dugaan sebelumnya, gempa berkekuatan 7,6 SR (sebelumnya ditulis 7,2 SR) itu terus memakan korban tewas. Korban jiwa pun diperkirakan akan terus bertambah.
Sejak gempa yang melanda Turki pada Minggu (23/10) lalu, korban memang terus berjatuhan. Bahkan angka terakhir menyebutkan lebih dari 600 orang tewas dan lebih dari 4ribu orang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan gedung.
Untungnya, berkat kerjasama beberapa tim evakuasi beserta warga setempat, tercatat lebih dari 200 orang berhasil diselamatkan dan kini menjalani perawatan.
Malangnya, mereka tetap harus merasakan penderitaan pasca diselamatkan. Kebutuhan pokok yang mendesak seperti tenda, makanan, air bersih dan selimut sangat kurang
Selain cuaca dingin, rentang waktu sejak terjadinya gempa sudah lama, yakni lebih dari seminggu. Karena itu tim evakuasi berlomba dengan waktu guna menyelamatkan korban yang kemungkinan masih selamat.
Untuk menyelamatkan warganya, Erdogan Bayrkatar menyatakan warga akan diberikan perumahan baru di kota Van. Pria yang berprofesi sebagai menteri perencanaan kota Turki itu menyatakan bahwa rumah itu adalah tempat tinggal bagi korban gempa yang terpaksa menjadi tuna wisma.
Memang, selain kesulitan bertahan hidup, ribuan korban gempa yang selamat dikabarkan menjadi tuna wisma dadakan. Semoga badai salju yang melanda Turki segera berakhir dan pendistribusian kebutuhan pokok semakin efektif.
