- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Sejak terbunuhnya Khadafi pada Kamis 20 Oktober 2011 kemarin, rezim Khadafi pun runtuh. Dilansir Global Post, Anak, Anak buah dan pendukung setianya pun diburu dan dibunuh tanpa ampun.
Sampai saat ini sudah tercatat 53 orang pendukung Khadafi yang telah tewas tertembak di Sirte. Mayat puluhan pendukung setia Khadafi tersebut ditemukan di areal taman Hotel Mahari di Distrik 2, Sirte.
Diduga sebelum ditembak mati, 53 orang tersebut disiksa terlebih dahulu. Tampak dari kondisi mayat yang sebagian tangannya diikat ke belakang. Saat ditemukan, mayat-mayat pendukung mantan pemimpin Libya itu sudah membusuk.
Terkait pembunuhan sadis tersebut, kelompok HRW (Human Rights Watch) menyelidiki 53 jasad pendukung Khadafi tersebut. Mereka meminta penguasa Libya yang sebelumnya sudah membantah terlibat dalam kejahatan perang dan pelanggaran HAM guna menyelidiki penyebab dan motif pembunuhan berantai di sebuah hotel, di Libya.
Berita kematian mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi memang sudah dinantikan dengan antusias oleh rakyat Libya. Saat mereka turun ke jalan dan merayakan kematian Khadafi, 53 mayat itu pun ditemukan.
Jika ditemukan adanya pelanggaran HAM, tentu pihak yang bertanggung jawab harus dihukum. Dilihat dari kondisi mayat yang sudah membusuk, diduga mereka dibunuh sekitar sepekan lalu. Siapapun pelakunya dan maksudnya, mereka sungguh kejam.
Jika mereka terbukti bersalah, bukankah harus melalui proses persidangan terlebih dahulu? Beginikah akhir penguasa dan pengikutnya yang tidak lagi sejalan dengan keinginan rakyatnya?
