About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Inilah Hasil Gerakan Mematikan Hape Pada 15 Oktober 2011

HL, Tahukah Kamu?
luxboy, 15.10.2011 - 23:59
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
SMS-premium-penipuan

Akankah operator masih tetep nakal?

Gerakan mematikan HP yang diserukan oleh Konsumen ponsel Indonesia pada 15 Oktober diikuti oleh jutaan orang yang mematikan ponsel secara bebarengan. Gerakan ini mempunyai misi untuk membuat kapok operator, konten provider dan tentu saja ‘karyawan’ kita, BRTI.

Kalo ditanya dampak pasti yang kerasa, memang tak bisa dibeberkan secara pasti. Tapi memang, sekecil apapun pasti ada efeknya bagi operator. Apalagi ini diikuti oleh jutaan orang yang artinya bukan masalah satu dua orang saja.

Setidaknya, berdasarkan pengamatan Konsumen ponsel Indonesia, hasil positif yang diperoleh setelah gerakan serentak mematikan handphone tersebut ialah:

1. BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) mengeluarkan surat edaran di hari yang sama dengan gerakan tersebut guna menghentikan semua layanan sms premium.

Kenapa baru sekarang bang? Bukannya laporannya dah banyak ya? Kok nunggu dibentak dulu baru kerja? Takut dibubarkan ya?

2. Muncul sosialisasi di media dan di broadcast BlackBerry Messenger yang memberi informasi mengenai bagaimana cara mematikan layanan konten yang tak diinginkan.

Kenapa baru sekarang juga masbro? Bukankah yang namanya jualan itu harus mencantumkan juga ‘alamat’ yang jelas? Jangan dikasih alamat palsu mulu dong. SMS Unreg dibilang salah sambung.

Ini artinya gerakan yang kita lakukan bersama memang ada efeknya, setidaknya shock therapy lah. Tapi, dengan pengalaman mental ‘atasan’ kita yang seringkali garang di awal dan lembek di pertengahan hingga akhir, pihak Konsumen ponsel Indonesia yang diprakarsai oleh Harja Saputra menegaskan bahwa ia akan memantau terus BRTI, konten provider dan pihak operator.

Bahkan bila aksi pencurian pulsa masih terjadi, gerakan mematikan HP akan terjadi lagi, bahkan lebih dari 2 jam.

Hm.. gerakan yang menyuarakan aspirasi rakyat ini memang patut diikuti. Mereka para operator nakal dan para petinggi yang cuek memang harus diberi pelajaran. Selama ini kita diam bukan karena kita bodoh bang! Ingat, customer adalah raja dan hal itu masih berlaku hingga hari ini.

Beri Komentar