- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Susan Dibene rela menyerahkan nyawanya sebagai ganti nyawa putrinya. Demi menyelamatkan putrinya yang masih berusia dua tahun, sang ibu akhirnya terlindas kereta api dan tewas di tempat.
Kejadian mengharukan yang terjadi di jalur kereta Metrolink di Kota Riverside, Los Angeles tersebut berawal saat Susan Dibene mendorong kereta bayinya di dekat rel pintu kereta api.
Nahas, kereta yang berisi putri semata wayangnya tersebut tersangkut rel. Susan yang panik melihat kereta api yang hendak melintas, berusaha melepaskan kereta yang tersangkut di rel.
Setelah berusaha melepaskan kereta, Susan yang panik karena kereta semakin dekat langsung mendorong kereta sang bayi. Sandra Castillo yang saat itu melihat kereta bayi meluncur langsung menangkapnya secara spontan.
Tanpa sempat menyelamatkan dirinya, Susan pun tewas mengenaskan terlintas kereta Metrolink yang melaju. Sang bayi selamat, tapi Susan sendiri mati tertabrak kereta, Susan terlambat menyelamatkan dirinya.
Diduga, Susan yang sadar kereta akan lewat sengaja melintasi rel karena terburu-buru. Sialnya, kain pengaman roda kereta putrinya menjuntai ke bawah sehingga kemungkinan menjadi penyebab tersangkutnya kereta pada rel.
Paul Dibene, suami Susan, merasakan pikirannya campur aduk. Di satu sisi dia senang karena putrinya selamat, tapi di satu sisi ia harus kehilangan istri tercintanya.
Penumpang jurusan Oceanside-San Bernardino berjumlah 50 orang itu baru sadar akan peristiwa tragis yang baru saja terjadi. Kondektur yang memberitahukan kisah heroik Susan Dibene menjawab pertanyaan para penumpang yang heran kereta tiba-tiba dihentikan.
Kisah heroik Susan Dibene membuktikan kasih ibu yang memang mengalahkan segalanya, meski mungkin kisah ini terjadi akibat kelalaian dari Susan sendiri. Hikmahnya, jangan pernah melintasi rel kereta api saat kereta api sudah terlihat.



