- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Dikutip MoneyWise, penipuan yang terjadi di Inggris ini berkedok foto palsu dan data diri palsu menjadi senjata utama untuk mengelabui calon korban.
Dimulai dari pertemanan, hingga akhirnya waktu dirasa tepat, mereka pun meminta uang pada mangsanya. Dari hasil penelitian yang dilakukan Universtiy of Leicester ini, didapatkan hasil 1:50 yang artinya dari 50 orang, 1 orang pernah menjadi korban penipuan cinta online.
Bekerja sama dengan Serious Organised Crime Agency, diperoleh data kerugian lebih dari Rp 2,8 Miliar dari korban sebanyak 200ribu orang.
Dari angka pengguna situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, dipastikan jumlah korban penipuan cinta ala online tersebut lebih dari 200ribu pengguna. Bisa jadi angka 200ribu itu hanyalah seperti fenomena gunung es.
Baca juga: Tips Agar Nggak Ketipu Cowok Dunia Maya.
Dengan perkembangan teknologi sekarang, tak heran jika berpacaran bisa dilakukan via online. Apalagi di luar negeri, sudah bukan hal yang asing mencari pacar lewat situs jejaring sosial.
Agar tak tertipu, jangan pernah mau mengirimkan uang jika diminta, apalagi dengan orang yang baru dikenal. Meski sudah dikenal harap tetap waspada, bisa saja akun kenalan kamu itu sudah di hack. Lebih baik, ajak bertemu jika mereka memang butuh uang.
