- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Pelaku pemboman Gereja Kepunten di Solo memang masih misterius. Polisi pun enggan memberikan identitas pelaku dengan alasan menunggu hasli tes DNA untuk memastikannya.
Tapi isi tas pelaku yang disita dari warnet tempat pelaku bersembunyi sebelum meledakkan bom sudah digeledah dan dibeberkan Polisi.
Diutarakan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djihartono, tas tersebut berisi pulpen, minyak wangi, potongan koran dan 1 Alquran. Jika biasanya si pelaku selalu membawa potongan artikel yang menunjukkan adanya keterkaitan dengan aksi bom bunuh dirinya, kali ini potongan koran tersebut tak ada hubungannya.
Akibat peristiwa memilukan ini, Polisi memperketat keamanan di sejumlah daerah kota Solo. Enggan kecolongan lagi dengan ulah teroris tak bertanggung jawab, tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum juga dijaga.
Berbagai dugaan terkait bom GBIS Kepunten Solo ini terus bermunculan. Ada yang berkata bahwa pelakunya orang jahat, dan pelakunya punya keterkaitan dengan jaringan teroris internasional. Ada pula yang mengaitkan kasus ini dengan rencana adu domba.
Yang jelas, pelaku berusaha mengacaukan Bhinneka Tunggal Ika yang selama ini menjadi pondasi negara Republik Indonesia.
