- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Nazaruddin dikabarkan ditangkap interpol di Cartagena, Kolombia kemarin malam (Minggu 7/8). Nazaruddin yang menggunakan paspor bernama M Syahruddin ditangkap saat berusaha keluar dari Kolombia.
Menkopolhukam Djoko Suyanto menyampaikan di Kantor Presiden hari ini (8/8) bahwa informasi yang diterima oleh dubes Indonesia di Kolombia adalah seputar penangkapan pria yang dicurigai sebagai Nazaruddin. Secara fisik dan dari foto, Duta Besar RI di Kolombia yakin bahwa yang ditangkap itu adalah Nazaruddin.
Adapun penangkapan pria tersangka kasus korupsi proyek wisma atlet ini adalah hasil kerjasama dari Polri, Imigrasi, KPK, Kementrian Hukum dan HAM, Kemelu dan interpol.
Djoko juga menambahkan bahwa Pemerintah akan menemui pria yang diduga sebagai Nazaruddin itu secepatnya untuk memastikan kebenarannya.
KPK belum tahu
Johan Budi selaku juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku bahwa tim penjemput yang dikirim KPK masih belum melaporkan seputar berita penangkapan mantan politisi Partai Demokrat tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa dirinya hanya mendapatkan info adanya orang yang menggunakan paspor palsu di Kolombia yang diduga adalah Nazaruddin. Nah, mungkin info yang Djoko dapatkan adalah yang terbaru, jelas Johan.
Setelah ditangkap lalu gimana?
Berbagai kasus dugaan korupsi yang selama ini buram, diharapkan akan menjadi terang dengan adanya penangkapan Nazaruddin (jika benar yang ditangkap adalah Nazaruddin). Dr Karolus Kopong Medan SH.MHum selaku pengamat hukum dan antropologi sosial mengkhawatirkan adanya sandiwara di balik penangkapan tersebut. Jika dugaannya benar, maka tak usah heran jika proses perjalanan hukumnya nanti pun akan ‘aneh’.
Jika benar Nazaruddin telah tertangkap, seyogyanya ia diadili seadil-adilnya tanpa embel-embel perlakuan khusus seolah-olah ia adalah pahlawan (seperti kasus Gayus). Dengan begitu, lembaga seperti KPK akan mendapatkan kembali kepercayaan publik yang mulai menurun.
Apakah Anda yakin yang ditangkap itu beneran Nazaruddin? Selama Nazaruddin belum didatangkan ke Jakarta, kayaknya susah dipercaya ya?