- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Guys berhati-hatilah karena saat ini banyak terdapat pemalsuan sertifikat TOEFL yang dilakukan oleh sebuah jaringan yang memiliki struktur yang tertata rapi.
Jaringan ini sering mencari mangsa menggunakan jasa sejumlah mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Menurut salah satu mahasiswi, jaringan ini memang ada hubungannya dengan Pusat Bahasa di UNESA.
Mahasiswi ini juga mengaku mengetaui salah satu pelaku yang ternyata alumni jurusan Bahasa yang sekarang bekerja di Pusat Bahasa UNESA itu.
“Dia cowok mas, dalam beraksi menggunakan anak-anak mahasiswa sebagai pencari order untuk sertifikat TOEFL aspal (asli tapi palsu) itu,” aku mahasiswi itu.
Pelaku ini meminta bayaran untuk sertifikat TOEFL sebesar Rp 250 ribu. Dan kabarnya salah satu pelaku sudah tertangkap. Pihak UNESA berusaha mencari pelaku lainnya yang telah mencoreng nama baik UNESA pastinya.