- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Untuk mengatasi krisis keuangan yang dinilai kritis, Yayasan Arema berencana akan menjual PT Arema Indonesia. Perusahaan yang mengelola klub Arema Indonesia itu sudah tak kuat menanggung beban keuangan yang begitu besar. Apalagi ada persoalan kepemimpinan ganda yang tak kunjung selesai.
“Kami bersikap realistis saja. Kami ini sudah seperti besar pasak daripada tiang. Pemasukan kecil, sementara uang terus keluar dalam jumlah besar. Masih mendingan kalau uangnya memang dari kantong perusahaan, tapi uang yang kami keluarkan sebagian besar merupa-kan pinjaman dari pihak lain,” kata bendahara yayasan merangkap presiden klub, Rendra Kresna.
Rendra Kresna yang juga menjabat sebagai Bupati Malang itu menjelaskan, sebenarnya yang dijual itu adalah hak kelola klub Arema yang ada pada perusahaan. Sedangkan Yayasan Arema tak mungkin dijual karena yayasanlah yang sebenarnya mendirikan PT Arema Indonesia.
Ketika dikonfirmasi soal utang, jumlah utang Arema sekitar Rp 8 miliar bahkan mungkin lebih besar lagi. Jika sampai akhir Mei ini tak ada pemasukan berarti, utang Arema mencapai Rp 5,6 miliar.
Utang itu antara lain bersumber dari akumulasi gaji pemain yang totalnya sekitar Rp 5 miliar lebih. Utang gaji per pemain bervariasi, antara 2-5 bulan. Contoh pemain yang masih berhak atas total lima bulan gaji adalah gelandang tim nasional Indonesia di Piala AFF 2010, Ahmad Bustomi.
Ada 2 syarat yang harus dipenuhi calon pembeli PT Arema Indonesia:
1. Arema harus tetap berada di Malang sesuai dengan tujuan awal pendirian klub pada 11 Agustus 1987.
2. Calon investor harus bersedia memberi peluang bagi putra Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu) asli yang memenuhi syarat berkiprah di klub agar regenerasi pesepak bola di Malang Raya tidak putus.
Untuk kapan dan berapa Arema Indonesia akan mulai dijual, Rendra belum bisa menyebutkan karena keputusan dapat didapatkan setelah rapat pembahasan tentang persoalan ini. Namun, Rendra mengatakan bahwa jika dihitung dengan rata-rata kebutuhan per musim, harga Arema di atas Rp 30 miliar.
mohon ijin share,….