- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Klub Mahasiswa tanpa busana di perpustakaan
Selama dua tahun ini, sebuah kelompok mahasiswa di Woecester, Oxford University, Inggris menggelar program unik lho. Di Indonesia pastinya tidak diperbolehkan, tapi bagi banyak negara lain mungkin hal ini sah-sah saja.
Klub mahasiswa yang tergabung dalam “Breakfast Club” ini menemukan sebuah ide gila saat menyadari sejumlah siswa merasa jenuh ketika harus melakukan revisi tugas di perpustakaan. Agar suasana yang membosankan itu hilang, mereka pun membuat jadwal rutin membaca atau mengerjakan tugas kuliah di perpustakaan, tanpa mengenakan busana! Waduh..
Program “Half-Naked Half-Hour” ini memperbolehkan mahasiswanya menanggalkan busana mereka lalu berbaur dengan para pengunjung perpustakaan. Program ini diadakan setiap hari Rabu dan berlangsung selama 30 menit, antara pukul 15.00 sampai 16.00.
Tak usah ditanya, program itu pastinya mendapat banyak dukungan dari mahasiswa. Ada sekitar 40 mahasiswa yang tergabung di sana. Malahan sejumlah pejabat lokal juga ikut hadir dalam rangka kunjungan ke universitas-universitas.
Meski begitu pastinya ada juga pihak yang merasa terganggu, terutama pejabat komite perpustakaan yang mengirimkan surat protes pada mahasiswa.
“Bugil selama setengah jam memang tampak menyenangkan dan tidak berbahaya. Tetapi kami meminta Anda untuk menghentikan aksi tersebut di perpustakaan. Jika terus berlanjut, kami akan meneruskan masalah ini ke Dekan.”
Teguran keras ini diberikan terutama karena kelompok ini tidak meminta izin terlebih dahulu. Tapi mereka membela diri dengan mengatakan program yang mereka usung telah menjadi sebuah kejutan besar bagi kampus sehingga semakin ramai dikunjungi.