About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Benarkah Jakarta Akan Diguncang Gempa 8.7 SR Malam Ini?

Dalam Negeri
Nenglya, 17.05.2011 - 21:08
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Haduh.. Ada-ada saja ya ulah para pengguna BBM (BlackBerry Messenger) yang membroadcast message serta menginfokan akan adanya gempa berkekuatan 8.7 SR mengguncang Jakarta malam ini (Selasa, 17 Mei 2011). Dan pada broadcast message itu juga dilampirkan link dari situs Okezone, sehingga seolah-olah berita tersebut benar adanya, bahwa Jakarta akan “bergoyang” malam ini.

Berikut isi broadcast message BBM tersebut :

Info BMKG: diperkirakan malam ini akan terjadi gempa berkekuatan 8,7 skala ritcher di Jakarta dan sekitarnya. Hindari daerah yang berdekatan dengan pantai, apabila terjadi guncangan cukup kuat nanti malam, segera keluar rumah, hindari gedung-geedung bertingkat dan segera lari ke daerah datar (lapangan, jalanan) untuk menghindari kemungkinan terkena reruntuhan bangunan. mari selamatkan teman-teman, saudara dan keluaraga kita – link dari Okezone.com.

Mungkin maksud si pembuat Broadcast Message BBM pertama kali itu maksudnya baik untuk menginfokan warga agar tetap waspada, namun pada akhirnya berita ini membuat geger beberapa warga yang paranoid terhadap gempa. Apalagi sumber berita tersebut dikeluarkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mensinyalir Jakarta dan sekitarnya akan digoyang gempa berkekuatan 8,7 Skala Richter. Dani Hilman mengatakan, ahli gempa LIPI mengatakan pusat gempa berkekuatan 8,7 SR akan berada di Selat Sunda, bahkan menurutnya potensi kekuatan gempa bisa diatas 8,7 SR.

Menurut Hilman, apa yang dikatakannya bukan tanpa alasan dan bukti. Tapi semua itu berdasarkan dari penelitian yang dilakukan tim LIPI. Salah satu alasan yang dipaparkan Dani adalah bahwa Selat Sunda merupakan terusan dari Mentawai yang sudah lebih dulu diguncang gempa.

Tidak hanya Dani Hilman saja yang mengatakan demikian. Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana Andi Arief juga mengatakan hal yang sama, Jakarta berpotensi diguncang gempa berpotensi tsunami skala sampai 8,7 SR.

Namun sekali lagi, Dani Hilman mengatakan tujuannya melakukan penelitian dan pemberitahuan informasi untuk membuat agar pemerintah dan masyarakat bisa bersiap mengantisipasi kemungkinan tiba-tiba terjadi gempa. Tapi kapan terjadinya gempat tersebut tidak bisa diprediksikan.

Mengajak warga untuk waspada itu sangat baik, tapi janganlah melebihkan informasi dengan menambahkan kapan akan terjadi peristiwa tersebut. Karena bisa saja membuat orang yang paranoid terhadap gempa akan menjadi panik.

Beri Komentar