About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Somalia Sudah Ijinkan Indonesia Serang Perompak, Tunggu Apalagi?

Dalam Negeri
luxboy, 14.04.2011 - 08:23
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

kapal-sinar-kudus

Gambar kapal Sinar Kudus

Somalia sudah memberikan pintu masuk untuk Indonesia jika ingin memerangi perompak yang menyerang ABK Sinar Kudus. Hal itu berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa- Bangsa 1846 berisi izin bagi negara dan organisasi regional untuk menggunakan semua tindakan yang diperlukan dalam mengatasi perompak Somalia yang ditetapkan pada 2 Desember 2008.

Mohamud Olow Barow selaku Duta Besar Somalia untuk Indonesia memberikan pernyataan tegas bahwa Presiden Somalia Abdullahi Yusuf Ahmed juga sudah mengirim surat kepada DK PBB untuk meminta negara-negara yang punya kekuatan untuk memerangi bajak laut agar bertindak. Pernyataan Dubes Barow tersebut merespons penyanderaan perompak Somalia terhadap Kapal MV Sinar Kudus dan 20 anak buah kapal (ABK)-nya pada 16 Maret 2011.

“Pemerintah Somalia mengizinkan negara lain, termasuk Indonesia, untuk memerangi bajak laut, bukan hanya di lautan bahkan bila perlu sampai di darat. Kami membolehkannya,” kata Dubes Barow dalam konferensi pers di Jakarta kemarin.

Menurutnya, setidaknya ada sembilan negara yaitu Kanada, Denmark, Amerika Serikat, India, Prancis, Rusia, Spanyol, Belanda, dan Inggris serta Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sudah mengirimkan kapal dan pesawat perang mereka ke perairan Somalia untuk mengamankan transportasi di sana.

“Mereka (perompak) adalah mafia internasional. Uang yang didapat bukan hanya dinikmati perompak itu sendiri, tapi kelompok lain di luar Somalia yang menyediakan para perompak radio dan peralatan navigasi untuk mencari kapal,” ungkapnya.

Djoko Suyanto selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan kembali menegaskan bahwa keselamatan WNI yang disandera perompak di Somalia tetap menjadi prioritas dengan terus melakukan perundingan dan memilih alternatif terbaik.

“Saya sampaikan opsi terbaik dilakukan dengan tetap menjaga keselamatan awak kapal dan komunikasi dengan pihak perompak dan pemilik kapal selalu dijalin dan pemilik kapal selalu dalam koordinasi kita,” kata Djoko Suyanto di Istana Wapres Jakarta, kemarin.

Menurut Djoko Suyanto , komunikasi saat ini terus dijalin dan sedang memfinalisasi bagaimana mekanisme pembebasan para sandera warga negara Indonesia tersebut. ”Ada hal-hal yang tidak bisa disampaikan ke publik,” katanya.

Sumber: news.okezone.com

Komentar Pembaca (1)


  1. Aryo Mejo says:

    Pakai tentara ja pak mentri. Tunjukan ke Rakyat bahwa TNI kita ada gunanya. Ngapain beli peralatan tempur mahal-mahal gak diuji coba disana. Sukoynya ntar karatan lho, gak bisa terbang lagi. Ata malah ntar Rudalnya tak terkendali lagi, berbalik menghantam rakyat sendiri. Hehehe…….,

Beri Komentar