- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Exam. Saya tau judul film ini dari seorang teman. Dari penjelasannya, saya mulai tertarik untuk menonton. Saya hunting film ini selama 2 bulan dan hasilnya NIHIL. Rasa penasaran yang amat sangat menggelitik membuat saya berpikir bahwa saya HARUS mendapatkan film ini, bagaimanapun caranya.
Akhirnya, upaya terakhir saya adalah donlot via internet (wkwkwkwkwk… tau gitu dari awal aja saya donlot-nya, Gan). Saya nonton film ini di laptop pada saat jam kerja (buat bos ane, ane minta maap ya bos, udah nonton pilem saat kerja ^^). Habis… setelah donlotnya 100% komplit, saya tidak bisa konsentrasi kerja, Gan. Dan setelah Agan-Agan membaca review ini, Agan juga pasti penasaran kayak saya kemaren. GUARANTEE…!!!!
Exam bercerita tentang 8 orang yang berasal dari kalangan yang berbeda, baik ras, cara berpikir maupun kemampuan. 8 orang terpilih ini adalah orang-orang yang berhasil melewati segenap tes dan harus mengikuti tes akhir untuk dapat diterima sebagai Asisten CEO di sebuah perusahaan raksasa. Ada 3 peraturan yang harus ditaati oleh peserta.
“Aku pengawas ujian ini. Simak baik-baik perkataanku. Aku tak akan mengulanginya. Aku tak peduli sudah berapa keras usaha kalian untuk bisa masuk ke ruang ini. Sebab tekanan dan penderitaan diperlukan di sini. Ketahanan adalah kunci menghadapi ini, dan jika kalian tak bisa bertahan terhadap seleksi ini, kalian tak bisa bertahan dalam pekerjaan.
Banyak kandidat sudah berjuang untuk bisa masuk ke sini, namun gagal. Kalian kandidat yang bertahan. Dan saat ini ujian terakhir bagi kalian. Satu rintangan terakhir yang memisahkanmu dengan tujuan, untuk bergabung dengan barisan kami.
Tes ini lebih sederhana, namun sangat menentukan siapakah yang keluar ruangan ini dengan kontrak kerja, dan siapakah yang pulang dengan bus ke rumah. Melalui ujian ini, kalian akan mendapatkan pengetahuan seberapa kekuatan organisasi ini. Jadi percayalah padaku tidak ada hukum di ruangan ini selain hukum kami.
Dan satu-satunya aturan adalah aturan kami. Hanya satu pertanyaan untukmu, dan satu jawaban diperlukan. Jika kalian mencoba berkomunikasi denganku atau dengan penjaga, kalian didiskualifikasi. Jika kalian merusak kertas kalian, sengaja atau tidak sengaja, kalian akan didiskualifikasi. Jika kalian memilih keluar ruangan dengan suatu alasan apapun, kalian akan didiskualifikasi.
Ada pertanyaan? Berusaha yang terbaik, tuan dan nona. Kami memberi waktu 80 menit untuk kalian. 80 menit untuk melihat apakah kalian layak bergabung dengan kami. 80 menit untuk menentukan nasib kalian 80 tahun ke depan. MULAI.”
Setelah pengawas tersebut keluar ruangan, para peserta pun mulai membalik kertas test yang telah disediakan. Dan alangkah terkejutnya mereka, ternyata kertas test tersebut adalah KERTAS KOSONG!!! Dimana pertanyaannya? Bagaimana mereka dapat memberikan jawaban bila pertanyaannya saja tidak ada?
Waktu berjalan dengan cepat, setiap peserta kebingungan, apa yang harus mereka lakukan. Bila mereka berbicara (bertanya) kepada petugas, mereka akan di diskualifikasi. Bila mereka keluar dari ruangan tersebut, mereka juga akan di diskualifikasi. Dan bila mereka mencoret-coret, merobek, membakar atau apapun yang dapat merusak kertas tersebut, lagi-lagi mereka pasti akan di diskualifikasi. Hanya dibutuhkan 1 jawaban. Hanya 1 saja. Tetapi apa pertanyaannya?
Salah 1 dari mereka mengajak untuk bekerja sama mencari tau apa pertanyaannya. Mulanya mereka saling bahu-membahu mencari tau apa pertanyaan yang diberikan. Apakah mungkin pengawas tersebut menuliskan pertanyaan dengan menggunakan invisible ink? Atau mungkin dengan menggunakan bantuan sinar infrared, maka pertanyaan yang dicari akan muncul di kertas mereka? Berbagai usaha dilakukan, namun semuanya nihil.
Perusahaan tersebut hanya membutuhkan 1 orang Asisten, bukan 8 asisten. Sehingga, pada saat frustrasi datang, intimidasi pun mulai terjadi. Saling curiga melanda, bahkan tindakan-tindakan untuk menyingkirkan peserta yang lain demi mengurangi jumlah pesaing pun dilakukan. Tidak peduli apakah cara yang dilakukan itu legal atau tidak legal, manusiawi atau tidak manusiawi, yang dapat mereka lakukan saat ini hanyalah 1, yaitu bertahan sampai 80 menit yang diberikan habis.
“…Kita ada dalam tekanan skenario. Keraguan… Waktu yang mendesak… Dirancang untuk menguji kecerdasan dan ketahanan kita. Untuk menentukan siapa yang terburuk… Atau yang terbaik…”
Film ini menarik karena untuk pembuatannya hanya menggunakan satu set ruangan persegi panjang dan hanya menggunakan 10 orang pemain, yaitu 1 orang pengawas alias Invigilator yang diperankan oleh Colin Salmon, kemudian 8 peserta tes yang terdiri dari 4 orang pria yaitu White (Luke Mably), Black (Chuck Iwuji), Brown (Jimi Mistry), dan Deaf (John Lloyd Filingham), lalu 4 orang wanita, Dark (Adar Beck) dan tiga wanita lainnya, Blonde (Nathalie Cox), Brunette (Pollyanna mcintosh), dan Chinesse (Gamma Chan), serta yang terakhir 1 orang penjaga alias Guard (susah Gan, nyari siapa pemeran penjaga ini. Soalnya, selain wajahnya ga familiar, juga ga ganteng-ganteng amat. Jadi malas nyarinya. kekekekekekekeke…..).
Meskipun berdurasi 101 menit, namun terasa cukup cepat karena dibalut dengan adegan-adegan yang menegangkan, serta permainan kata-kata yang terkesan smart banget. Dijamin ga bakalan rugi kalau nonton pilem yang atu ini. Dan…kalau Agan bertanya apa yang membuat saya penasaran untuk menonton pilem ini, jawaban saya, ada 5 jari, Gan.
1. Apa pertanyaannya?
2. Bagaimana caranya mencari tau pertanyaannya?
3. Jawaban apa yang diinginkan dari perusahaan tersebut, mengingat kalimat yang di ucapkan oleh sang petugas, “hanya ada 1 pertanyaan untukmu, dan hanya 1 jawaban yang diperlukan”?
4. Seumpama pertanyaannya sudah didapat, bagaimana caranya menyampaikannya? Bukankah mereka dilarang untuk berbicara dengan pengawas maupun petugas? Dan mereka juga dilarang untuk merusak (termasuk menulis dan mencoret) kertas test tersebut.
5. Apa yang ingin disampaikan oleh film ini? Apakah film ini hanya sekedar hiburan semata?
Di luar pertanyaan-pertanyaan tersebut, setelah saya menonton pilem ini sampai habis… Ternyata saya menyadari, kalau saja saya merupakan salah 1 dari peserta test tersebut, maka saya-lah yang akan lulus dan di terima sebagai Asisten CEO. Mau tau kenapa? Tonton ajah pilem nya, Gan. Masa cuma saya aja yang dibuat penasaran kemaren. Gantian donk… Wkwkwkwkwkwkwkwk….
What will you do if you found out that your exam is…
A blank paper
iya dunlod dimana gan??

mau juga dong..
Donlod online dimananya gan?