- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Selamat Siang Semua..
![]()
Baca : tajia xiawu hao
Apa Kabar ?
![]()
Perkenalkan, Nama Saya Nenglya
![]()
Baca : wo te mingcze se nenglya
Kali ini di Gugling menampilkan kategori belajar Bahasa China (Mandarin), Kenapa?
Kalau Bahasa Inggris (English), saya yakin kalian sebagian besar pada tau dan paling tidak mengertilah.. Tapi kalau mandarin, mungkin beberapa dari kalian belum bisa.
Selain English, seperti yang kita ketahui, Bahasa Mandarin mulai diakui sebagai salah satu bahasa internasional lagi dan penggunaannya semakin penting di rasakan oleh masyarakat. Walaupun nantinya belajar dari sini tidak 100% efektif, tapi paling tidak kalian sedikit tau apa dan bagaimana bahasa mandarin itu. Jadi jika suatu saat bertemu dengan orang Chinese, kalian tidak canggung. Walaupun kalian cuman bisa beberapa patah kata, tapi mereka senang. Apalagi belakangan ini banyak tempat pariwisata di Indonesia yang di kunjungi pendatang dari China.
Saya tidak 100% juga bisa bahasa Mandarin (walaupun mama saya cina, papa saya jawa) jadinya ya bisa sedikit sedikit, paling tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga dan dengan bos dikantor. Ya, saya kerja di perusahaan China yang berkantor pusat di Tianjin, China.
Untuk pertama kali ini, kita akan belajar dari awal. Yaitu belajar cara pelafalan/cara berbicara dan membentuk nada bicara.
Cara Pelafalan atau Cara Berbicara dalam bahasa Mandarin dibagi menjadi 2. Yaitu : Pelafalan Huruf Vokal dan Pelafalan Huruf Konsonan.
Pelafalan Huruf Vokal


Pelafalan Konsonan


Untuk lebih mudahnya, bisa mengikuti video di bawah ini :
Pelafalan Nada
Dalam Bahasa Mandarin, nada atau shengdiao (baca : sengtiao) berperan penting sebagai salah satu pembeda kata-kata yang berbunyi sama. Kalau salah mengucapkan nada, bisa-bisa orang lain salah menangkap makna kata yang kita maksud. Ada 4 nada yang membedakan makna dan pelafalan, yakni sebagai berikut :
1. Nada Datar dilambangkan dengan nada “-” diatas huruf pinyin/ huruf bacanya.
Cara membacanya datar dan panjang. Contoh : seperti yang terdapat pada kata Mama (Ibu)
yang dibaca mendatar dan panjang.
2. Nada Naik dilambangkan dengan tanda “/” diatas huruf pinyin/ huruf bacanya.
Cara membacanya naik dan agak tinggi dibanding nada datar. Contoh : seperti yang terdapat pada kata Ma (bintik/serat)
yang dibaca agak naik dan tinggi.
3. Nada Melengkung dilambangkan dengan tanda “v” diatas huruf pinyin/ huruf bacanya.
Cara membacanya naik, kemudian menurun (mendayu). COntoh : seperti yang terdapat pada kata Ma (kuda)
yang dibaca dengan nada mendayu.
4. Nada Menurun dilambangkan dnegan tanda “\” diatas huruf pinyin/ huruf bacanya.
Cara membacanya menurun dan tegas. Contoh seperti yang terdapat pada kata Ma (Marah)
yang dibaca menurun dan tegas.
Nah seperti yang disebutkan di atas tadi. Kalau menurut cara pembacaan bahasa mandarin, artinya bisa berbeda beda walaupun cara ngebacanya sama.
* MA (Nada Datar) = Ibu
* MA (Nada Naik) = Bintik/Serat
* MA (Nada Melengkung) = Kuda
* MA (Nada Menurun) = Marah
Sekian untuk hari ini, sampai ketemu di Basic Teori Part 2.
Bye Bye
![]()
Baca : czaicien