- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Melihat acara Jakarta Lawyers Club di TV One, saya melihat judul yang menarik untuk dibahas sekaligus dipertanyakan. Kekerasan terus terjadi, apa yang salah di negeri ini? Hal ini tak luput daripada kasus pembunuhan jamaah Ahmadiyah di Cikeusik Banten dan pembakaran gereja di Temanggung yang terjadi belakangan ini.
Menarik untuk dibahas, apa yang salah sehingga anak bangsa saling bunuh, saling menyakiti dan saling menyalahkan satu sama lain? Jika terus begini, mau jadi apa negeri ini? Bahkan banyak kasus lain yang tidak diselesaikan secara hukum.
Salah seorang pendeta yang hadir dalam acara JLC tersebut mempertanyakan kinerja polisi yang seharusnya bisa menanggulangi kasus pembakaran gereja. Namun tak lama, pernyataan tersebut disanggah oleh Irjen Pol. Sunarko dengan kata: “Polisi tidak sempurna”.
Menurut saya pribadi, hal ini bergantung pada manusia secara pribadi. Hubungannya dengan Tuhan, hubungannya dengan keluarga dan dengan sesama. Coba perhatikan anak-anak jalanan yang hidup dengan kondisi keluarga yang kebanyakan broken home, pergaulan bebas tanpa ada pembimbing, bisakah mereka jadi anak bangsa yang kelak berguna bagi bangsa? Saya rasa sulit.
Seandainya saja pendidikan di luar sekolah lebih diperhatikan, saya rasa kekerasan tak akan terjadi lagi, setidaknya berkuranglah.
Harapan saya, semoga saja anak bangsa ini bisa saling menghargai, tidak melanggar aturan negara, semakin taat beragama agar esok negara ini menjadi lebih baik. Selain menyalahkan Presiden dan mereka yang duduk di kursi DPR, ada baiknya kita juga introspeksi diri.