About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Biografi Martin Cooper, Bapak Telepon Seluler

Biografi
Billy, 22.01.2011 - 15:44
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

martin-cooper1Jaman sekarang sulit membayangkan apa jadinya bila telepon genggam / handphone tidak ditemukan. Perangkat revolusioner ini berkembang dengan amat pesat hingga menjadi kebutuhan primer sebagian besar manusia di seluruh dunia. Sang penemu sendiri, Martin Cooper, mungkin tak akan menyangka bahwa ‘gundukan kecil’ yang ia lemparkan akan menjadi bola sebesar ini.

Martin Marty Cooper dilahirkan di Chicago 83 tahun silam. Kedua orang tuanya adalah imigran asal Ukraina. Ia menerima gelar sarjana di bidang Electrical Engineering pada tahun 1950. Cooper dilahirkan ketika dunia mengalami masa resesi.

Semasa muda, Martin Cooper bergabung dengan Reserve Officers Training Corps Angkatan Laut Amerika Serikat. Ia bertugas di kapal perusak Angkatan Laut AS selama Perang Korea dan kemudian di sebuah kapal selam yang bermarkas di Hawaii.

Seusai perang, Cooper pun mencari nafkah dengan bekerja di perusahaan bernama Teletype, yang merupakan anak perusahaan dari Western Electric. Pada tahun 1950, Cooper lulus dari Universitas Teknologi Illinois dengan gelar sarjana di bidang electrical engineering. Pada tahun 1954, Cooper pindah ke sebuah perusahaan bernama Motorola. Sembari bekerja, Cooper melanjutkan studi mengambil kuliah malam. Ketekunannya berbuah hasil. Pada tahun 1957, ia menerima gelar Magister dalam bidang rekayasa elektronika dari Illinois Institute of Technology.

Tahun 1960, Cooper berperan besar dalam membuat jaringan teknologi informasi tidak terpusat pada satu gedung saja. Ia memperluas jaringan telekomunikasi hingga mencapai antar kota. Cooper membantu memperbaiki cacat dalam kristal Motorola yang dibuat untuk radio. Hal ini mendorong perusahaan untuk memproduksi massal kristal kuarsa pertama untuk digunakan dalam jam tangan quartz.

Pada tahun 1970, John F Mitchell, kepala insinyur proyek komunikasi portabel di Motorola memberi tanggung jawab pada Cooper di divisi telepon mobil (Carphone). Mitchell dan Cooper membayangkan sebuah produk komunikasi yang tidak hanya terpaku di dalam mobil. Sehingga alat tersebut haruslah kecil dan cukup ringan untuk menjadi alat portabel. Butuh waktu 90 hari pada tahun 1972 untuk menciptakan prototipe pertama dari ide tersebut.

Cooper dan para insinyur yang bekerja untuknya, serta Mitchell mempatenkan penemuan “Radio Telephone System” yang diajukan pada 17 Oktober 1973 dengan nomor paten 3906166 dan disetujui pada September 1975 atas nama mereka.

Pada tanggal 3 April 1973, beberapa bulan sebelum mengajukan paten, Cooper melakukan ujicoba terhadap penemuannya. Kejadian yang bersejarah tersebut disaksikan di muka umum di depan wartawan dan orang orang yang lewat di jalan kota New York. Panggilan pertama ditujukan kepada Dr. Joel S. Engel, kepala riset di Bell Labs. Kata-kata yang kini menjadi sejarah tersebut berbunyi sebagai berikut : “Joel, I’m calling you from a ‘real’ cellular telephone. A portable handheld telephone.”

Penemuan ini segera menggeser cara telekomunikasi konvensional. Orang-orang tidak perlu lagi terpaku pada satu tempat saja bila ingin melakukan komunikasi lewat telepon, mereka bahkan tidak memerlukan kabel! Semua berkat visi cemerlang seorang Martin Cooper dan tim insinyurnya. Ternyata, Cooper menemukan ide membuat perangkat ini saat menyaksikan serial televisi sains-fiksi Star Trek. Alat komunikator Kapten Kirk membuat Cooper terpikir membuat alat telekomunikasi nirkabel.

Setelah itu, para perusahaan mulai memasarkan produk telepon seluler. Handset pertama Motorola DynaTAC, mempunyai berat 1 kg (2,2 pon) dan 35 menit waktu bicara. Di tahun 1983, setelah mengalami empat kali iterasi, tim Cooper telah mengurangi berat handset menjadi setengahnya. Harga produk tersebut sekitar $ 4.000 (atau sama nilainya dengan $ 8.600 di tahun 2009). Cooper meninggalkan Motorola sebelum mereka mulai menjual ponsel genggamnya ke konsumen.

Pada tahun 1992, Martin Cooper bergabung dengan Richard Roy, seorang peneliti di Universitas Stanford, untuk membentuk ArrayComm. Perusahaan ini mulai mengkhususkan dalam penciptaan komunikasi selular yang lebih efisien. Sementara memimpin perusahaan ini, Cooper menciptakan Hukum Cooper (Cooper’s Law). Hukum ini menyatakan bahwa setiap 30 bulan jumlah informasi yang ditransmisikan melalui jumlah tertentu melalui spektrum radio bertambah dua kali lipat. Dia menyatakan bahwa hukum ini telah berlaku sejak tahun 1897 ketika Marconi mempatenkan telegraf nirkabel pertama kali.

Pada tahun 1995, Martin Cooper menerima penghargaan Wharton Infosys Business Transformation Award untuk inovasi teknologi di bidang komunikasi. Cooper juga merupakan anggota Mensa International. Di tahun 2000 Martin Cooper termasuk Top Sepuluh Pengusaha di majalah Red Herring. Pada tahun 2009, ia bersama dengan Raymond Tomlinson dianugerahi Prince of Asturias, sebuah penghargaan bagi penelitian ilmiah dan penelitian teknis.

Meski kini dikenal sebagai ‘Bapak Telepon Seluler’, Martin tetap merendah. Ia berkata bahwa ia hanya menemukan saja, sedangkan pengembangan alat tersebut dilakukan oleh orang-orang yang jauh lebih pandai darinya.

Salut buat opa Martin! Opa sudah ‘merubah’ wajah dunia secara keseluruhan dengan penemuan dan konsep yang luar biasa. Terima kasih ya! :D

Beri Komentar