About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Yasser Arafat Tewas Diracun?

Mancanegara
Billy, 12.01.2011 - 23:32
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Kematian Presiden Palestina Yaser Arafat memang menimbulkan banyak spekulasi. Setelah penelitian panjang, pihak kedokteran Inggris menemukan penyebab kematian Presiden yang dicintai rakyat Palestina ini : racun.

Menurut hasil diagnosa dan gejala kematian yang dikumpulkan dan diteliti, dapat disimpulkan bahwa Yaser Arafat tewas oleh sejenis racun bernama Thallium. Racun ini menyerang sistem aliran darah dalam tubuh dan menghancurkan organ dalam satu persatu.

Hal ini disampaikan oleh mantan penasihat senior sang Presiden, Bassam Abu Sharif. Ia menuturkan bahwa racun ini diambil dari sejenis rumput laut. “Bahan mematikan ini diambil dari rumput laut dan dibuat menjadi cairan yang tidak berwarna, berasa dan berbau,” ujar Sharif pada hari selasa (11/1) kemarin.

Dia juga menambahkan bahwa Thallium merupakan ekstrak racun yang sangat sulit terdeteksi, karena saat dicampurkan ke dalam makanan dan minuman tidak akan mengubah warna maupun rasanya sedikitpun. Racun ini juga ampuh jika disuntikkan langsung ke dalam pembunuh darah. “Namun laporan menunjukkan bahwa cara paling efektif agar racun ini menyebar keseluruh tubuh adalah melalui lidah, jadi racun kemungkinan ditambahkan ke air, the dan kopi, atau buah-buahan dan sayuran, bisa juga pada obat,” tambah Sharif.

Yaser Arafat meninggal pada tahun 2004 kemarin. Saat itu, penyebab kematiannya misterius. Pada awalnya, ia menunjukkan gejala flu, namun secara perlahan kondisinya memburuk. Yaser terakhir dirawat di rumah sakit Percy di Prancis, di bawah pengawasan tim dokter dari Tunisia, Yordania dan Mesir. Para dokter tersebut pun tak mampu memastikan penyakit yang merenggut nyawa tokoh dunia tersebut. Dalam laporan, mereka menyimpulkan bahwa Yaser tewas karena ‘penyakit darah yang misterius’.

Namun setelah diteliti, gejala kematian Arafat itu persis dengan gejala kematian yang disebabkan racun Thallium, yaitu menyerang sistem produksi darah. Racun dapat membuat aliran darah terhenti dan tubuh tidak mampu lagi memproduksi darah.  Jika ini terjadi, maka yang pertama terkena kerusakannya adalah hati, kemudian ginjal, paru-paru, lalu terakhir menghancurkan otak dan menyebabkan kematian.

Abu Sharif mengatakan bahwa metode racun Thallium ini adalah cara favorit Israel untuk menyingkirkan musuh-musuhnya. Sharif menduga bahwa Presiden Palestina saat ini, Mahmoud Abbas, menjadi target Israel berikutnya. “Saya telah memberitahu Abbas untuk waspada karena mungkin terdapat rencana serupa dari Israel untuk menyingkirkannya dan Perdana Menteri Salam Fayyad. Israel ingin agar posisi kepemimpinan di Palestina kosong,” tukasnya.

Beri Komentar