- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Mendapat serbuan dari kiri kanan, para anggota PSSI tetap tak bergeming. Bahkan baru-baru ini diketahui Ketua Umum PSSI Nurdin Halid memboyong para anggota organisasinya terbang ke Qatar. Hal ini jelas kontroversial karena saat ini banyak klub ISL sedang menjerit karena gaji anggotanya tidak dibayar.
Pada 6 Januari lalu PSSI memang mendapat undangan untuk hadir dalam agenda kongres AFC ( Federasi Sepak Bola Asia). Yang mendapat undangan tentunya hanya beberapa pengurus inti saja. Namun ternyata tidak hanya pejabat teras PSSI yang berangkat. Nurdin Halid juga mengajak jajaran 33 Pengpov PSSI ke Qatar.
Salah satu agendanya kemungkinan besar adalah menyaksikan perhelatan Piala Asia 2011 yang digelar di negara kaya tersebut. Nurdin juga diduga akan melakukan ‘pendekatan’ kepada para anggotanya agar tetap terpilih untuk menduduki jabatan Ketua Umum PSSI pada pemilihan mendatang.
Diduga, dana yang dipakai adalah sebagian dari hasil penjualan tiket Piala AFF 2010 lalu. Di ajang dimana Timnas Indonesia hanya bisa melaju hingga final itu, PSSI mendapatkan keuntungan besih sekitar Rp 20 miliar. Mestinya dana itu digunakan untuk keperluan yang lebih penting. Seperti antara lain mengupgrade kondisi lapangan timnas hingga memenuhi standar demi menunjang prestasi timnas. Pelatih timnas Alfred Riedl pernah mengeluh kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono karena Indonesia tak satupun memiliki lapangan sintetis.
Tindakam Nurdin ini mendapat kecaman dari banyak kalangan, terutama pelaku sepakbola, salah satunya adalah pelatih Bontang FC, Fachri Husaini yang gajinya belum dibayar oleh manajemen klub selama 3 bulan terakhir.”PSSI sudah mendapatkan keutungan. Mestinya mereka memerhatikan nasib kami yang terlunta-lunta ini. Bagaimana malah mereka bisa ramai-ramai nglencer ke Qatar “,”cetusnya geram.
Kapan mau maju sepakbola Indonesia kalo begini terus? ![]()