About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Gaji Dan Kontrak Pelatih-Pemain Klub ISL, Belum Di Bayar PSSI Berbulan-Bulan

Olahraga
Nenglya, 11.01.2011 - 10:27
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Beginilah nasib klub-klub Indonesia Super League ( ISL) yang dibangga-banggakan oleh PSSI. Saat ini pelatih dan pemain sebagian klubnya berteriak karena berbulan-bulan gajinya belum dibayarkan.

Setelah sebelumnya Arema Indonesia yang protes, kini giliran Persija Jakarta yang berteriak. Usai mengalahkan Arema 2-1 Minggu kemarin ( 9/1), pelatih Persija Rahmad Darmawan yang biasanya tak pernah mau bicara di luar teknis tiba-tiba mengungkapkan jika tugasnya makin berat. Karena selain harus memperbaiki kualitas permainan, dirinya juga harus bisa menjaga semangat pemain yang tidak menerima gaji di tiga bulan terakhir.

“Dalam kondisi begini saya harus pinta-pintar untuk memotivasi pemain,” ujar Rahmad. “Tapi kami pasti tidak kuat terus-terusan begini. Saya butuh dukungan dari pengurus. Masa sih pengurus tega melihat para pemainnya “kelaparan?,” lanjut Rahmad.

Salah satu pemain Persija yang namanya enggan dipublikasikan mengaku bahwa kondisi sekarang tidak mudah.

“Bagaimana tidak. Saya punya keluarga yang harus dinafkahi,” katanya.

Kondisi serupa tidak hanya terjadi pada 2 klub papan atas tersebut, tapi juga terjadi di klub Bontang FC. Pelatih Bontang FC, Fachry Husaini mengaku jika dirinya dan pemain belum menerima gaji dalam tiga bulan terakhir. Tak hanya itu, kontrak awal sebesar 25 persen dari total nilai kontrak juga belum dibayarkan.

“Bahkan sisa gaji dari musim lalu juga masih dicicil,” kata Fachry.

“Kalau PSSI merasa kami ini sebagai bagian dari kepentingannya, mestinya PSSI turun tangan. Toh PSSI juga yang mengantongi keuntungan dari digelarnya kompetisi. Tapi sejauh ini tidak ada tindakan apapun yang dilakukan PSSI,” ungkap Fachry dengan nada kesal, jengkel, memendam marah.

“Kalau kondisi ini terus-terusan berlangsung, apa PSSI tidak kawatir klub-klub yang bermasalah pemainya mogok?. Kami ini sudah berkorban agar kompetisi tetap berjalan. Kalau kondisi ini sampai diketahui AFC mereka pasti akan mengambil tindakan. Sebab di awal kompetisi klub-klub dilaporkan dalam kondisi sehat semua,” Lanjutnya

Dengan terus terang Fachry memuji Liga Primer INdoensia (LPI) yang menerapkan konsep sepakbola professional dan tidak bergantung pada APDB.

“Sudah semestinya konsep LPI mendapat sambutan positif,” tegasnya.

Beri Komentar