About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Apa Ya Kira-Kira Sanksi Yang Akan Diberikan FIFA Jika LPI Tetap Di Gelar ?

Olahraga
Nenglya, 08.01.2011 - 15:18
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) mengeluarkan pemberitahuan serta ancaman akan memberikan sanksi pada Indonesia, bila kompetisi Liga Primer Indonesia jadi digelar pada Sabtu (8/1) hari ini.

Hmmm.. Kira-kira Hukuman seperti apakah yang akan diterima Indonesia ya ?

Jika melihat kembali ke beberapa kasus-kasus sebelumnya yang hampir sama, ada dua kemungkinan sanksi yang akan diberikan FIFA.

Pertama, bila kehadiran LPI dianggap mencerminkan sebuah intervensi dari pemerintah, maka Indonesia lah yang akan terkena saksi berupa larangan tampil di ajang internasional, baik tim nasionalnya maupun klubnya.
Kedua, yang mungkin diterima oleh Indonesia akan jatuh pada Liga Primer Indonesia dan semua unsur yang terlibat di dalamnya.

Mengenai kemungkinan sanksi pertama yang akan di keluarkan, pernah menimpa Nigeria. Nigeria langsung dijatuhi hukuman seperti ini saat Presiden negara itu, Goodluck Jonathan, melarang tim nasional tampil di ajang apapun selama dua tahun setelah tim itu tampil buruk di Piala Dunia 2010. Meski larangan presiden dicabut pada 5 Juli, enam hari setelah dikeluarkan, tapi sanksi FIFA tetap berlaku selama tiga bulan.

Tidak hanya Nigeria, pada 2008 Brunei juga diberi sanksi serupa oleh FIFA setelah setelah pemerintah membubarkan BAFA (The Football Association of Brunei Darussalam) yang jadi anggota FIFA dan menggantikannya dengan Brunei Darussalam’s Football Association. Oleh karena hal tersebut, FIFA melarang keikutsertaan tim negara itu dari ajang Liga Super Singapura. Hukuman itu hingga kini belum dicabut dan Brunei terancam jadi negara kedua yang dikeluarkan dari FIFA setelah Afrika Selatan pada 1976, karena masalah diskriminasi.

Sama halnya dengan Irak yang menerima sanksi jenis ‘pertama’ tersebut, karena adanya intervensi politik pada Mei 2008. Sehingga FIFA melarang negara itu tampil dalam laga internasional selama setahun setelah pemerintah membekukan federasi sepak bola negara itu. Tapi tiga hari kemudian sanksi itu dibatalkan setelah pemerintah membatalkan tindakan.

Mengenai Sanksi jenis kedua. Hal tersebut pernah terjadi saat National Professional Soccer League (NPSL) digelar Amerika Utara pada 1967. NPSL ini adalah liga tandingan bagi liga resmi, United Soccer Association (USA).

Semua unsur yang terlibat dalam kompetisi tandingan itu –pemain, pelatih, wasit, hingga pengurus– mendapat sanksi pengasingan dari Federasi sepak bola Amerika Utara (USSF) dan FIFA. Lisensi pelatih dan wasit dicabut, sedangkan pemain tak boleh berkiprah di ajang internasional, termasuk memperkuat tim nasional.

Tapi setahun kemudian NPSL bergabung dengan USA membentuk liga sepak bola Amerika Utara (NASL), maka hukuman itu pun dibatalkan dan semua unsur yang terlibat dalam kompetisi tandingan itu mendapat amnesti dari USSF dan FIFA.

Jika melihat kasus yang terjadi antara PSSI dan LPI ini, kemungkinan sanksi jenis kedua-lah yang paling mungkin dijatuhkan FIFA. Dan unsur-unsur yang terlibat LPI mestinya sudah sejak awal menghitung kemungkinannya.

Beri Komentar