- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Akhirnya kepastian terhadap bergulirnya Liga Primer Indonesia turun juga. Liga tandingan Indonesian Super League yang dinaungi PSSI ini akan bergulir mulai tanggal 8 januari mendatang.
Izin terkait digelarnya laga didapat LPI setelah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Gordon Mogot, perwakilan Mabes Polri yaitu Kabag Intelkam Komjen Pol Wahyono dan Kabareskrim Komjen Ito Sumardi melakukan pertemuan di Kantor Menpora di kawasan Senayan, Jakarta kamis siang (6/1) tadi. BOPI menganggap LPI adalah liga profesional, bukan amatir. Penerapannya juga sudah memenuhi syarat-syarat yang ada.
Tidak hanya itu, pihak Polda Jateng pun sudah memberikan ijin pelaksanaan LPI, hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Djihartono. Hal tersebut disepakati dalam rapat bersama di kota Solo yang dihadiri oleh Kapolda Jateng Edward Aritonang, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dengan delapan pengurus LPI.
“Dalam rapat, kami dari Polda meminta LPI untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk menggelar event. Kami sepakat meminta LPI untuk meminta izin dari BPOPI (sekarang BOPI), dan dari yang saya dengar, BPOPI telah memberikan izin. Jika demikian, tentunya kami akan memberikan izin,” pungkas Djihartono.
Mengenai jumlah personel yang akan diturunkan, Djihartono tidak bersedia memberikan rincian, namun yang pasti pengamanan terhadap laga LPI akan berlangsung menyeluruh, luar dan dalam. Selain itu, akan ada kerjasama pihak Polres dan Polda.
Laga pertama LPI akan mempertemukan Solo FC dengan Persema Malang. Solo FC akan berlaku sebagai tuan rumah.
Selamat ya LPI! Semoga bisa menjadi wadah bintang-bintang baru sepakbola Indonesia dan menjadikan olahraga ini semakin populer di mata masyarakat. Untuk pak polisi, semoga di laga-laga berikutnya, juga siap mengamankan ya! ![]()