- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Berita baik datang dari infrastruktur transportasi ibukota Jakarta. Mulai tahun 2011 ini, bus Transjakarta akan menerapkan teknologi GPS (Global Positioning System).
Dengan penggunaan teknologi ini, akan mempermudah pihak terkait untuk melacak penggunaan bus transjakarta tersebut, sehingga jaringan transportasi massal di Jakarta akan lebih terintegrasi dan mudah dipantau.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono. “Bus dipasang GPS agar bisa diketahui jaraknya,” ujar pria yang akrab disapa mas Pris ini.
Sistem ini juga berfungsi untuk menanggulangi penumpukan penumpang di halte-halte bus dan diharapkan dapat meningkatkan jarak rute tempuh bus yang terkadang hanya di daerah tertentu saja. “Pada 2011 sistem itu ditetapkan, dan pusat monitoring ada di Dishub DKI,” lanjut mas Pris.
Sementara Gubernur Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan bahwa sistem ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para penumpang bus Transjakarta. “Operasional akan dilengkapi dengan sistem control dan tracking terhadap sistem busway. Headway dan kebutuhan bisa dikontrol,” katanya.
Namun, untuk meningkatkan headway atau rute tempuh bus, harus dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Hal tersebut diungkapkan oleh Manajer Operasional Badan Layanan Umum, Gunarjo. “Tergantung kesiapan BBG, sudah terbangun belum SPBG-nya. Sterilisasi putaran perlu dibenahi. Kalau mau maksimal, harus dibenahi secara menyeluruh,” ucapnya.
Selain itu, pembenahan juga dilakukan terhadap manajemen dari Transjakarta, yang rencananya akan berpisah dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Badan Layanan Umum Transjakarta akan berganti menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selain itu, tarif busway akan dikelola secara mandiri dan tidak lagi bergantung kepada APBD DKI Jakarta.
Namun terlepas dari semua pembenahan tersebut, pihak Transjakarta menjanjikan masih akan mengenakan tarif lama kepada para penumpangnya.
Langkah yang bagus! Terus berbenah ya! Semoga praktek nyata ini tidak surut menjadi wacana di masa datang. ![]()