About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Bromo Muntahkan Bom Vulkanik

Dalam Negeri
Billy, 25.12.2010 - 23:46
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Gunung Bromo yang meletus beberapa waktu yang lalu semakin meningkatkan aktivitasnya, bahkan pada hari Natal (25/12) kemarin, letusan yang keluar dari gunung tersebut disertai material padat yang dijuluki ‘bom vulkanik / vulkanik bom’.

Vulkanik bom itu sebenarnya sebuah istilah untuk lontaran bebatuan, ukurannya lebih besar daripada abu dan lapili,” kata Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi Kementerian ESDM, Agus Budianto sabtu siang kemarin.

Jika dilihat dari segi ukuran, ‘bom vulkanik’ merupakan materi padat terbesar dengan ukuran mencapai 64 mm. Sementara lapili (bahan letusan gunung api berbentuk lava berongga yang kaku atau membundar) memiliki ukuran bervariasi dari 2 hingga 64 mm. Abu vulkanik Bromo sendiri paling besar berukuran 2 mm.

Vulkanik bom merupakan materi padat yang tercipta saat magma yang disemburkan mengalami pembekuan di udara. Bentuknya tidak selalu bulat, namun bervariasi tergantung proses pembentukan. Material ini dapat membahayakan karena ukuran dan kepadatannya menyebabkannya dapat menuruni kawah dengan kecepatan tinggi. “Sejauh ini belum diverifikasi lebih lanjut karena letaknya sangat dekat dengan kawah,” ujar Agus.

Hingga saat ini, Gunung Bromo masih berstatus ‘Siaga’, hal ini karena menurut pengamatan, bahaya primernya masih terjadi dengan jarak pendek, 2 meter dari kawah. Namun erupsi masih terus berlangsung, dan sesekali menguat.

Tinggi letusan Gunung Bromo saat ini rata-rata 1.000 hingga 1.200 meter dari bibir kawah. Akses ke kawah Bromo, termasuk lautan pasir, ditutup dengan radius 2 kilometer. “Sementara perekonomian memang lumpuh. Untuk antisipasi, di radius itu sudah jauh dari pemukiman penduduk,” kata Agus.

Abu vulkanik Gunung Bromo juga memutus jaringan listrik di Kecamatan Sukapura dan Sumber, Kabupaten Probolinggo. Dua gardu travo dari 33 gardu yang tertimbun abu vulkanik, mengalami kerusakan cukup parah.

Beberapa tempat wisata di sekitar Gunung bromo kembali ditutup setelah sempat dibuka, karena aktivitasnya yang makin mengkhawatirkan. “Saat ini ada lima hotel yang sejak empat hari lalu tidak memberikan pelayanan kepada tamu. Kelima hotel ini yakni Lava View, Cafe View, Bromo Permai, Cemara Indah, dan Java Banana. “Untuk rehab hotel, kami masih menunggu abu Bromo reda. Kami belum menghitung berapa kerugian akibat timbunan abu vulkanik,”kata Digdoyo, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo.

Semoga segera mereda deh, jangan ‘ngamuk’ kayak sodaranya..Amin. :)

Beri Komentar