About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Perampok Bersenjata Satroni Rumah Mewah

Dalam Negeri
Billy, 17.12.2010 - 23:27
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Sebuah rumah mewah di kawasan Cimanggis, Depok, menjadi sasaran kawanan perampok pada hari jumat (17/12) kemarin. Komplotan yang berjumlah 7 orang itu menyatroni rumah dengan membawa berbagai macam senjata tajam seperti samurai, celurit, besi panjang dan lain sejenisnya. Para pelaku menyamarkan identitas mereka dengan menutupi wajah menggunakan baju yang dipakai.

Kejadian tersebut terjadi waktu subuh, saat pemilik rumah bernama Heri dan istrinya Mer Lin sedang tertidur lelap. Para perampok masuk ke lantai dua rumah tersebut dengan memanjat atap dan mencongkel jendela setelah  sebelumnya melompati pagar rumah.

Melihat pemilik rumah bangun, para perampok tersebut sontak menyergap Heri dan istrinya, para pelaku kemudian mengikat dan menutup mulut pasangan tersebut sambil menodongkan senjata tajam.

“Kami lagi tidur, langsung didobrak pintu kamar dan menodong kami, lalu mereka beraksi menguras harta kami. kami masih beruntung, mereka tidak membunuh kami,” ujar Heri.

Kawanan rampok tersebut berhasil menggasak harta milik Heri hingga ratusan juta rupiah. Tiga buah telepon genggam merk Blackberry, Samsung dan Nokia. Selain itu, perampok juga mengambil jam tangan, tiga buah kartu kredit, perhiasan dan uang tunai serta uang asing US$ 800 serta menggasak tiga buah tas kerja milik Mer Lin.

Kapolres Depok Kombes Pol Fery Abraham mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa tiga orang saksi. “Kami juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan masih sedang kami selidiki lebih lanjut,” ujarnya.

Fery pun menambahkan bahwa pihak kepolisian sudah menyita sejumlah barang bukti diantaranya kabel laptop, handphone dan ikat pinggang. Ia mengaku akan mengusut tuntas para pelaku. “Kami akan terus kejar pelakunya” tandasnya.

Segera ya pak! Biar ga meresahkan warga lebih lama lagi :D

Beri Komentar