- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Pelatih Indonesia, Alfred Riedl, seperti biasa tidak larut dalam euforia kemenangan timnya. Pada konferensi pers usai pertandingan, pria asal Austria ini merasa kemenangan 1-0 tidak berarti banyak bagi Indonesia. “Saya senang, tapi hasil ini belum aman. Kemenangan 1-0 masih sulit dan berbahaya untuk mengamankan langkah kami ke final,” papar Riedl.
Riedl malah memuji permainan Filipina, menurutnya The Azkals bermain lebih bagus dari yang yang dipantaunya dalam rekaman video. “Filipina main bagus. Bahkan, mungkin lebih bagus daripada di video yang kami lihat di penyisihan Grup B lalu,” lanjut Riedl yang diamini asistennya Wolfgang Pikal.
Riedl juga angkat jempol untuk pertahanan Filipina yang sekokoh beton. Ia berharap pada leg 2 nanti, anak-anak asuhan Simon McMenemy itu mau bermain lebih terbuka. “Filipina sangat kuat dalam bertahan. Kami berharap Filipina bermain agak menyerang di leg 2 setelah tertinggal 0-1. Sehingga nanti kami akan punya lebih banyak space untuk membuka peluang,” pungkas Riedl.
Indonesia berhasil merontokkan ketangguhan Filipina yang tak terkalahkan selama penyisihan. Ini tak lepas dari andil seorang Christian Gonzales. Pemain naturalisasi berjulukan El Loco ini dengan sigap menyambar bola umpan lambung kapten Firman Utina dengan sebuah sundulan indah ke tiang jauh gawang. Bola sempat membentur tiang sebelum akhirnya meluncur masuk.
Filipina sebenarnya bermain apik. Strategi grendel yang mereka terapkan benar2 sukses mematikan pergerakan tanpa bola pemain-pemain Indonesia, akibatnya, Irfan, Okto bahkan Gonzales tidak bisa berbuat banyak. Hanya blunder kecil dari Neil Etheridge lah yang menghukum Filipina. Padahal kiper tim Inggris Fulham itu bermain cukup baik selama pertandingan. Bahkan Filipina hampir menyamakan kedudukan setelah kiper Markus Haris melakukan blunder fatal, namun bola tendangan James Younghusband masih bisa ditanduk keluar oleh Zulkifli.
Pertandingan semifinal kedua akan berlangsung di stadiun GBK pada tanggal 19 mendatang. Kali ini, Indonesia akan memainkan peran ‘kandang’. Bila mampu menahan imbang Filipina, bisa dipastikan Indonesia akan lolos ke babak final, karena Indonesia saat ini unggul agregat gol.