- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Halaman depan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Senin (13/12/2010) siang tadi dipenuhi Warga Yogyakarta yang menghadiri sidang rakyat. Dari kerumunan tersebut, masing-masing elemen membawa spanduk beraneka tulisan.

Ada satu spandung yang unik, yaitu spanduk bertuliskan, “SBY: Sumber Bencana Yogya.”
Spanduk yang dipasang di sebelah kiri pangung itu, diikatkan di pilar dan mobil RRI. Tulisan ‘SBY’ berwarna merah. Kemudian ‘Sumber Bencana Yogya’ dengan huruf ‘S’, ‘B’, ‘Y’ warna merah. Sedangkan huruf lainnya ditulis kapital, berwarna hitam.
Julius yang juga Koordinator Jogja Bangkit itu menyatakan, bila ide pembuatan spanduk tersebut datang dari citra Presiden SBY. “SBY dari awal menjabat sebagai presiden, bencana datang silih berganti menimpa berbagai daerah di Indonesia. Termasuk gempa Jogja 2006, meletusnya merapi 2006 dan terakhir 2010 ini,” ujar pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur.
Laki-laki yang mukim di Jogja sejak tahun 80-an ini menambahkan, citra SBY tidak hanya bencana. Tapi juga citra korupsi, memecah belah dan menjual negara.
“Semua spanduk biasa-biasa saja, tidak menarik perhatian. Maka kami membuat ini, tapi bukan berarti menghina presiden,” kata Julius yang juga Direktur Galang Press itu.
Selain spanduk itu, masih ada beberapa spanduk lain yang cukup menggelitik. “Kudu Penetapan: Rawe-rawe Rantas, Malang-malang Puntung”, “Penatapan=Harga Mati” dan sebagainya.
yaa gitu dech, yang udah punya jabatan kakean le korupsi, yg belum punya jabatan kakean le intrupsi.
SBY dulu dipilih karena dipercaya,
tapi sekarang kepercayaan itu ternodai oleh ulah SBY sendiri.
Jelas jelas warga Jogja menginginkan penetapan kenapa tidak mau mendengarkan aspirasi warga Jogja…???
Toh, selama ini warga jogja adem ayem dan tidak pernah mempermasalahkan jabatan sultan.
tapi kenapa pemerintah malah mengusik ketenangan warga Jogja disaat jogja akan bangkit dari bencana…???
Dulu Suharto dihujat,ganti Habibie dihujat,Gus Dur, Megawati , SBY semua dihujat…nanti ganti presiden pasti juga dihujat lagi…..demikian seterusnya sampai kiamat…itulah Indonesiaku
Tapi waktu pemilu lalu,sebagian besar milih sby kan!!!