About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

SBY Curhat Lagi : Pers Penyebab Turunnya Kepercayaan Terhadap Penegak Hukum

Dalam Negeri
Nenglya, 13.12.2010 - 15:17
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Presiden SBY mengungkapkan, salah satu penyebab menurunnya kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yaitu karena adanya serangan pers.

Faktor atau penyebab lainnya, karena adanya sorotan tajam dari dunia, korupsi di badan penegak hukum, serta adanya penyimpangan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

“Serangan publik dan serangan pers berlangsung keras dan sistematis terhadap penegak hukum. Sebagian mengandung kebenaran sehingga bisa dijadikan sebagai kontrol. Sebagian lain, masih ada yang bias, tidak objektif,” kata Presiden SBY

Presiden menyayangkan, pemberitaan yang bias itu kemudian dikonsumsi oleh masyarakat. Ini terjadi, karena tidak terlepas dari aparat penegak hukum sendiri yang tidak pandai berkomunikasi dengan publik.

“Para penegak hukum kurang efektif berkomunikasi publik,” sindir presiden.

Presiden SBY juga bercerita, selama 6 tahun lebih, ia mengaku cukup rajin berkomunikasi dengan rakyat. Baik secara langsung, maupun melalui pesan singkat (SMS) dan telepon. Dari komunikasi itu, lanjut presiden, masih ada mispersepsi dari masyarakat terhadap bidang penegakan hukum.

“Peningkatan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum bisa dilakukan dengan upaya reformasi di instansi masing-masing. Untuk mencegah pemberitaan bias dari pers, agar para penegak hukim memahami ilmu hubungan masyarakat. Penegak hukum harus bisa memasuki dunia publik relationyang baik,” katanya.

“Komunikasi yang baik dari institusi penegak hukum penting. Penegak hukum itu adalah pemutus perkara, sehingga hanya berkomunikasi di persidangan melalui palu yang diketuknya. Pemutus perkara itu the silence corps,” ujarnya lagi.

sumber : tribun

*kalo kata kak seto “SBY Jangan Cuma Bisa Ngomong di Depan Kamera Tapi Tidak mampu Merealisasikan”

Beri Komentar