- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPA), Seto Mulyadi memaparkan dan meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar jangan hanya pandai beretorika memaparkan visi misi di depan kamera, tetapi juga harus mampu merealisasikan dengan bukti-bukti nyata di masyarakat.
Salah satunya adalah pernyataan-pernyataan SBY yang katanya menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia (HAM), tapi buktinya sampai sekarang belum ada.
“Untuk dapat menegakkan HAM ini diperlukan political will dari pemerintah, khususnya Presiden. Kita tahu, dalam pernyataan-pernyataan beliau selalu mengatakan akan menjunjung tinggi ham. Nah ini yang kami mohon juga disertai dengan bukti-bukti yang nyata. Banyaknya persoalan HAM hingga menyentuh kolong jembatan, anak-anak jalanan adalah cerminan belum tercapainya keadilan untuk HAM di negara ini,” ujarnya kak seto
Kak Seto juga menyampaikan keprihatinannya terhadap ribuan anak-anak Indonesia yang hingga kini bellum tersentuh tangan-tangan pemerintah dalam menjunjung tinggi HAM tersebut. Menurutnya, pemerintah seharusnya juga tidak tebang pilih dalam menegakkan HAM. Persoalan tersebut tidak hanya terjadi dalam konteks persoalan manusia dewasa, tetapi juga kehidupan keseharian anak-anak Indonesia.
“Masih banyak kasus anak-anak jalanan, adanya bulying di sekolah dan di lingkungan rumah, ini akan terselesaikan jika semua pihak, termasuk pemerintah mau ikut membenahi. Supaya anak-anak tersebut nantinya jangan jadi pelaku saat dewasa nanti akibat sekarang menjadi korban. Jadi saya mohon betul-betul pada Presiden. Jangan sifatnya hanya pencitraan saja, jangan ngomong di media saja, tapi betul-betul realita. Mohon disertai dengan bukti-bukti yang nyata,” ujar Kak Seto.
Sumber : tribun
*semoga melalui rekan-rekan pers, suara dan saran Kak Seto bisa terdengan oleh SBY ya… Soalnya katanya SBY suaranya rekan-rekan PERS ini mengganggu sekali dan tidak objektif
Kaya ngga tau bangsa kita aja, yang suka memilih org yang salah
Oalah Kak Seto sekarang sudah pinter ngomong, Pilpres nanti ikutan jadi calon presiden ya? nanti aku pilih..tapi jangan lupa wujudkan semua omonganmu diatas…