- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Pertandingan semifinal AFF antara Indonesia melawan Filipina yang sedianya akan dilakukan dengan sistem home dan away (kandang-tandang) kali ini agaknya akan menguntungkan Indonesia. Pasalnya kedua pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Indonesia.
Hal ini disebabkan karena Filipina tidak memiliki stadion yang layak untuk menggelar pertandingan internasional resmi. Sebenarnya Filipina memiliki pilihan untuk menggelar laga di tempat netral seperti Singapura dan Kuala Lumpur. Namun mereka lebih memilih Indonesia sebagai homeground (kandang) mereka.
“Mereka tidak memiliki stadion yang memenuhi syarat. Tanggal 6, AFC menghubungi saya, mereka bilang Ketua Federasi Filipina meminta Indonesia menjadi homeground,” jelas Sekjen PSSI Nugraha Besoes kepada wartawan di kantor PSSI, Kamis (9/12/2010) kemarin.
Hal ini berarti seluruh pendapatan tiket di pertandingan semifinal nanti akan dimiliki oleh Indonesia. Namun Nugraha menuturkan bahwa semua akomodasi tim Filipina selama di Indonesia akan ditanggung oleh PSSI. “Kita akan menanggung biaya akomodasi Filipina selama di sini. Mereka akan membawa 32 ofisial tim dan 10 official match. Pemain Filipina akan datang 14 Desember 2010 dan pulang 20 Desember 2010,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Nugraha pun menghimbau pihak pengurus Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk membenahi lapangan pertandingan.”Saya akan membicarakan perbaikan kepada pengurus SUGBK. Jangan sampai ketika laga itu digelar, lapangan rusak. Lapangan terlihat rusak setelah dipakai pertandingan kemarin. Musim hujan juga mempengaruhi,” tuturnya.
Hm..duitnya jangan dikantongi sendiri ya pak. Ingat mereka yang berlaga memperjuangkan nama bangsa juga ![]()