- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Front Pembela Islam (FPI) sebagai “polisi moral” semakin heboh melakukan aksinya dalam hal memberantas pornografi yang terjadi di muka bumi Indonesia. Yang jika dilihat beberapa kali kebelakang, kebanyakan tersangka kasus pornografi yang diseret FPI ke Polisi adalah kalangan artis-artis.
Baru-baru ini FPI melaporkan Dewi Persik mengenai persoalan foto pornografinya ke Polda Metro (Rabu, 8/12), dan tidak tanggung-tanggung, FPI juga menyeret nama bos RCM (Republik Cinta Management), Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani dijadikan tersangka karena foto topless yang beredar luas di internet diambil di kantor RCM. FPI sangat meyakini, bahwa Ahmad Dhani juga ikut terlibat dalam hal tersebut, karena foto itu diambil di dalam kantornya.
Dengan laporan bernomor LP/4272/XII/2010/PMJ/Dit Reskrim UM, Habib Salim Alatas, ketua FPI ingin menunjukkan bahwa FPI tidak main-main dalam soal pornografi.
“Kami berniat menjebloskan dia (Depe) ke penjara. Ini akan menjadi pelajaran buat dia agar jera, Kita tidak main-main. Kita tidak takut dengan orang yang di belakang Dewi Pesik. Biar dia kapok tidak mengumbar aurat di mana -mana,” tandas Habib Salim.
Untuk memperkuat laporan, FPI telah menyerahkan foto-foto telanjang Dewi Persik kepada pihak Kepolisian. Foto-foto tersebut merupakan hasil investigasi FPI di sejumlah situs.