- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Julian Assange, sang pendiri situs fenomenal Wikileaks, akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisisan Inggris. Namun penangkapan ini tidak berhubungan dengan situs tersebut. Julian ditangkap dengan tuduhan pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dilayangkan oleh negara Swedia.
“Ia dituduh oleh otoritas Swedia berupa satu bentuk pemaksaan yang melanggar hukum, dua tuduhan pelecehan seksual, dan satu bentuk pemerkosaan, semua diduga telah dilakukan pada Agustus 2010,” ujar juru bicara pihak kepolisian Inggris. Swedia merupakan negara yang ditinggali Julian dalam waktu cukup lama. Dirinya dituduh melakukan pelecehan seksual kepada dua wanita yang menjadi sukarelawan situs Wikileaks.
Polisi bisa menangkap Julian setelah menerima surat perintah penangkapan atas permintaan aparat berwenang Swedia. Julian menjadi buronan negara tersebut setelah Wikilieaks mengungkap data-data kontroversial pekan lalu. Swedia yang juga memanfaatkan bantuan Interpol kesulitan menangkap Julian karena terbentur masalah regulasi dan birokrasi. Polisi Inggris sudah diperintahkan menangkap Julian sejak tanggal 18 November bulan lalu. Namun pihak kepolisian tidak bisa menindaklanjuti permintaan tersebut karena terdapat kekurangan pada berkas yang diajukan. Kepolisian Inggris akhirnya bergerak setelah pihak berwenang Swedia mengirimkan surat permohonan baru melalui Pengadilan Distrik Stockholm.
Julian Assange menolak semua tuduhan tersebut. Kuasa hukumnya di Inggris, Mark Stephens menuturkan bahwa tuduhan tersebut dilontarkan agar kliennya dapat mengehentikan aktivitasnya dan situs Wikileaks. Assange sendiri hingga saat ini masih menolak diekstradisi ke Swedia.