- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Keberhasilan timnas menekuk ‘Raja Asia Tenggara’ Thailand ternyata tak membuat pelatih Alfred Riedl besar kepala. Pria asal Austria itu justru merasa bahwa hasil imbang akan lebih adil bagi kedua tim.
“Akan lebih fair jika pertandingan selama 90 menit berakhir dengan hasil imbang,” jelas Riedl kepada wartawan pada konferensi pers seusai pertandingan bersejarah tersebut.
Ridel juga menuturkan, anak asuhnya beruntung bisa menang, karena Thailand tampil menekan dan menempatkan banyak pemain di lini depan untuk mencetak gol. “Thailand berusaha keras mencetak gol sepanjang pertandingan dengan menempatkan banyak pemain di depan. Mereka mampu mencetak satu gol indah. Tertinggal satu gol membuat kami harus mengubah strategi, dan syukur kami bisa menang,” ungkap Riedl.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, timnas Indonesia berhasil menekuk tim kuat Thailand dengan skor 2-1 setelah tertinggal lebih dahulu melalui gol bek sayap Suree Sukha. Bambang Pamungkas menjadi pahlawan kemenangan dengan dua gol dari titik penalti.
Riedl memang tidak terlalu ngotot untuk meraih kemenangan dari pertandingan ini, karena tim Merah Putih sebelumnya sudah mengamankan posisi di semifinal dengan menjuarai Grup A. Riedl melakukan sejumlah rotasi di pertandingan ini, di antaranya memasukkan duet Eka Ramdani-Tony Sucipto dan mengistirahatkan Firman Utina-Ahmad Bustomi. Ia juga mengganti bek Hamka Hamzah dengan M.Roby.
“Dari awal kami memang sedikit lebih bertahan dan lebih mengandalkan serangan balik. Tapi, semua berubah setelah lawan mencetak gol,” kata pelatih yang dikenal sulit tersenyum ini.
Tetap jaga kerendahan hati ya pak. Maju terus timnas Indonesia!!