About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Bom Waktu Ditemukan Di Jogjakarta

Dalam Negeri
Billy, 03.12.2010 - 17:27
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Ancaman terorisme kembali menyeruak di Indonesia. Pada hari kamis (2/11) kemarin, sebuah rangkaian bom ditemukan di Dusun Galih, Desa Gayam Harjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Tepatnya di sebuah warung di dekat pelataran tempat ibadah bernama Biara Bunda Maria.

Bom tersebut ditemukan dalam kondisi aktif namun gagal meledak. Rangkaian bom yang ditemukan  itu berbahan bakar bensin yang dimasukkan dalam lima botol air mineral. Selain itu juga ditemukan detonator, timer, dan kabel.

Kapolda DIY, Brigjen Ondang Sutarsa, mengatakan bahwa bom tersebut ditemukan pada pukul 05.00 WIB oleh sang pemilik warung. Diduga bom tersebut gagal meledak, karena pada timer bom tersebut telah diset untuk meledak pada pukul 02.00 WIB.

“Mekanismenya sudah sempurna. Jarum timer-nya tidak mampu menggerakan kabelnya karena kabelnya kaku,” kata Ondang. “Sudah aktif semua (pemicunya) , (bom) gagal meledak. Karena untuk meledak harus ketemu (sumbu) plus dan minusnya, (bom) ini ga meledak karena tidak ketemu (sumbunya).” ujar Ondang kemudian.

Bom tersebut langsung dapat dijinakkan oleh anggota kepolisian setempat sesaat setelah ditemukan. Sementara Ondang mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta bantuan dari Densus 88, serse dan intel untuk menyelidiki sang peletak bom tersebut, namun hingga saat ini, belum diketahui siapa pelakunya.

Namun Ondang menduga bom tersebut diletakkan dengan tujuan mengganggu keamanan dan memecah kerukunan umat beragama. karena nyaris bertepatan dengan peryaan Natal umat Kristiani. “Dalam waktu dekat agama Nasrani kan ada hari besar, kami menduga terkait hal itu. Sebentar lagi hari raya umat Nasrani,” katanya.

Sebelumnya, pada hari rabu (1/11),  serangkaian bom juga ditemukan di daerah Klaten. Bom tersebut diletakkan di tiga pos polisi setempat. Pihak kepolisian menduga pelaku peletakan rangkaian bom ini berasal dari jaringan yang sama, karena bahan material dan kemasan yang ditemukan amat mirip satu sama lain.

Mari sama-sama berdoa agar tahun ini tidak ada lagi aksi terorisme, terutama di bumi Pertiwi tercinta ini, Amin :)

Beri Komentar