About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Mulut Pahit Selama Setahun, Gara-Gara Apa?

Rubrik Konsultasi
luxboy, 02.12.2010 - 01:20
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

heartburnSaya pria berusia 46 tahun. Selama setahun, tenggorok terasa tidak nyaman dan mulut pahit. Gangguan tersebut membuat saya tidak nyaman ketika makan. Untuk menelan, rasanya sulit. Saya juga sering susah bernapas dan merasa sakit di bagian dada. Saya rasakan itu tidak lama setelah saya makan.

Apakah hal tersebut berhubungan, Dok? Sebenarnya penyakit apa yang saya derita? Bisakah diatasi? Karena, gangguan ini mempengaruhi seluruh aktivitas saya.

BAGUS, Surabaya

Nyeri di daerah dada bisa disebabkan banyak hal. Yang paling berpotensi untuk membahayakan adalah penyakit jantung koroner. Karena itu, setiap menghadapi keluhan nyeri dada, seseorang harus menyingkirkan penyakit jantung koroner sebagai salah satu penyebabnya. Caranya? Melakukan rekam jantung atau berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu, perasaan nyeri dada terutama yang dirasakan di tengah dada dan dirasakan panas (heartburn) bisa disebabkan penyakit di organ lambung. Istilahnya, gastro esophageal reflux disease (GERD). Hal tersebut terjadi akibat naiknya asam lambung sampai ke kerongkongan. Bahkan, sampai ke belakang rongga mulut.

Reflux itu terutama dirasakan pada malam saat tidur. Pemicunya, posisi tidur. Maksudnya, posisi lambung dan kerongkongan sama tinggi. Dengan demikian, asam lambung mudah naik ke kerongkongan. Ketika siang, hal itu tidak terjadi karena dihalangi gravitasi.

Juga, karena pengaruh ludah (saliva) yang cenderung bersifat basa. Ludah banyak dikeluarkan pada saat kita makan dan berbicara. Dengan begitu, saat kita masih beraktivitas siang, asam lambung yang naik dinetralkan ludah. Peningkatan produksi asam lambung juga dipicu makanan yang masuk ke dalam lambung. Itulah yang mungkin Bapak rasakan sebagai nyeri tidak lama setelah makan.

Bagaimana mengobatinya? Sedikit mengubah gaya hidup. Jarak antara makan terakhir dan tidur tidak boleh kurang dari tiga jam. Bila terasa ada heartburn, tidur akan terganggu. Posisi tidur boleh diubah dengan menambah tinggi bantal. Kalau ada kebiasaan merokok, berusahalah untuk berhenti. Demikian juga kebiasaan mengonsumsi kopi, dan teh yang pekat. (dr Heru Wijono SpPD – RS Husada Utama Surabaya)

Beri Komentar