About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Parah… Anggota DPR Sebut Rp 800 Juta Cuma Uang Recehan

Dalam Negeri
Nenglya, 27.11.2010 - 18:39
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Nudirman Munir menyebut biaya kunjungan ke Turki sebesar Rp 800 Juta cuma receh. Dia menilai uang ini sedikit jika dibandingkan dengan manfaat yang didapat dari kunjungan ke Turki. Ucapan Munir pun dinilai tidak etis diucapkan seorang wakil rakyat.

“Kenapa yang receh-receh kita pergi cuma habiskan Rp 800 juta dipermasalahkan. Padahal banyak manfaatnya,” ujar Wakil Ketua BK DPR, Nudirman Munir, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/11).

Arya Fernandes, peneliti politik Charta Politika memandang pernyataan munir tersebut sangat dan tersangat tidak etis. Arya menduga Nudirman hanya mencari-cari alasan saja agar tindakan para anggota dewan ke Turki ini dimaklumi. Menurut Arya, sebelumnya BK mengaku hanya transit 2 jam. Tapi belakangan mengaku hingga 2 hari.

“Saya kira ini sangat tidak etis. Untuk rakyat kecil ini jumlah yang sangat banyak. Apalagi bangsa ini sedang menghadapi banyak bencana,” ujar peneliti politik Charta Politika, Arya Fernandes

Sebelumnya anggota BK DPR yang pelesiran ke Turki di sela-sela kunjungan ke Yunani berharap tindakan mereka tidak dipermasalahkan terus. Di tengah serbuan kritik, mereka beranggapan kunjungan ke Turki tetap ada manfaatnya.

Profil Singkat Nudirman Munir
H. Nudirman Munir, S.H., lahir di Serawak, MALAYSIA, 17 Agustus 1953. Pendidikan terakhir S1 Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Pekerjaan sekarang Anggota Komisi III DPR RI (dengan No Anggota A-184) dan Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR RI. Asalnya dari Partai GOLKAR dan dapil Sumatera Barat 2, yang meliputi Kab. Pasaman, Kab. Pasaman Barat, Kota Payakumbuh, Kab. Lima Puluh Koto, Kota Bukittinggi, Kab. Agam, Kota Pariaman, Kab. Padang Pariaman.

Sebelum jadi politisi senayan, pekerjaannya pengacara/penasehat hukum TOMMY SOEHARTO dan keluarga CENDANA, Direktur Eksekutif Lembaga Pendidikan dan Penelitian (LPP) Hukum dan HAM ICMI serta Vice President Pengacara Muslim Sedunia.

sumber : detiknews

Komentar Pembaca (1)


  1. Soekarno says:

    Masih hangat di ingatan saya, beliau ini sangat vokal pada reformasi.Tapi sekarang sudah merasakan ‘empuknya’ kursi di senayan. Selamat ya pak cik, anda sungguh tidak tahu diri…

Beri Komentar