About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Pemkab Sleman Rencanakan ‘Wisata Lava’ Merapi

Dalam Negeri
Billy, 21.11.2010 - 15:19
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

merapi-tenang2Geliat Merapi makin lama makin ‘bersahabat’. Awan panas tak lagi dikeluarkannya, gemuruh pun jarang terdengar. Nampaknya sang gunung berapi paling perkasa diĀ  muka bumi ini telah siap untuk ‘tidur’ kembali. Hal ini membuat pemerintah daerah kabupaten Sleman berinisiatif menjadikan daerah sekitar Merapi sebagai objek wisata.

Pemkab Sleman mencetuskan rencana ini untuk memulihkan lagi perekonomian kabupaten tersebut, yang sebagian warganya terkena dampak bencana Merapi. Pemkab berencana akan mengadakan ‘lava tour’ yang diperkirakan akan sangat menarik minat wisatawan yang selama ini hanya melihat lava dan material Merapi dari surat kabar atau layar kaca.

“Tentunya wisata lava tour ini akan dilakukan manakala Merapi dalam kondisi normal. Untuk saat ini hal itu belum dapat dilakukan karena Merapi masih berstatus awas dan masih dalam masa tanggap darurat,” kata Komandan Tanggap Darurat Merapi Kabupaten Sleman, Widi Sutikno, hari minggu (21/11) siang tadi.

Widi mengatakan bahwa selama ini kehidupan para penduduk di sekitar lereng Merapi sangat bergantung pada hasil pertanian dan peternakan mereka. Setelah erupsi yang menghanguskan ladang serta hewan ternak mereka, amat kecil kemungkinan bagi para penduduk untuk kembali ke mata pencaharian lama mereka, maka perlu dicarikan alternatif mata pencaharian lain sebagai penyokong perekonomian masyarakat.

“Ketika bandara dibuka sudah menunjukkan Yogyakarta aman untuk dikunjungi. Ini sinyal positif bagi masyarakat Sleman untuk menerima kunjungan wisatawan meski mereka tidak boleh masuk pada zona rawan Merapi,” ujar Widi kemudian.

Adapun daerah yang saat ini sangat potensial untuk dikembangkan wisata lava adalah meliputi kawasan Manggung, Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Di daerah-daerah tersebut, lava dingin mencapai ketinggian hingga 20 meter, yang tentunya akan sangat menarik minat para wisatawan yang penasaran untuk melihat dan menyentuh material gunung Merapi tersebut secara langusng.

“Namun yang utama saat ini adalah bagaimana menggeliatkan kembali ekonomi masyarakat korban erupsi Merapi dan melewati masa tanggap darurat,” pungkasnya.

Setuju pak, ide yang bagus itu! :)

Beri Komentar