- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Sepanjang sejarah pemilihan Presiden Amerika Serikat, baru sekarang nama Indonesia sangat kerap disebut oleh media massa setempat.
Barack Obama-lah, calon Presiden AS dari Partai Demokrat, yang membuat Indonesia tiba-tiba begitu dekat dengan AS.
Keterikatan Obama dan Indonesia bahkan lebih pekat dari yang diperkirakan setelah pemberitaan mengenai peran dan identitas adik perempuannya yang berdarah Jawa, Indonesia, Maya Soetoro Ng, semakin luas.
Sebelumnya, orang Indonesia lebih mengenal Obama hanya sebagai seorang Presiden AS yang menghabiskan sebagian masa kecilnya di Indonesia. Kini, pengetahuan itu bertambah dengan kepopuleran Maya Soetoro.
Ayah kandung Obama yang bernama Barack Hussein Obama adalah seorang Afrika berkewarganegaraan Kenya, sedangkan ayah kandung Maya (Ayah tiri Obama) adalah Lolo Soetoro, pria Jawa Timur tulen.
Obama dan Maya beribu sama, seorang perempuan kulit putih bernama Stanley Ann Dunham.

Kiri-Kanan : Lolo Soetoro, Ann Dunham, Maya Soetoro, Barack Obama
Maya Soetoro-Ng lahir di Jakarta, Indonesia, 15 Agustus 1970 dengan nama lengkap Maya Kassandra Soetoro. Saat ini berumur 40 tahun. Maya adalah seorang guru di La Pietra: Hawaii School for Girls di Honolulu, Hawaii.
Ia dilahirkan dari pasangan Lolo Soetoro dan Ann Dunham (Ibu kandung Obama). Ia menjadi terkenal karena saudara tirinya dari ibu yang sama, Barack Obama, yang menjadi Presiden Amerika Serikat ke-44 pada 20 Januari 2009.

Maya Soetoro Di Peluk Saudaranya, Barack Obama saat Obama merayakan kelulusan High School nya
Maya menerima Ph.D. dari Universitas Hawaii, Manoa tahun 2006. Pada Mei 2007, ia memutuskan untuk membantu kakak tirinya Barack Obama pada kampanye presidennya.
Maya bersuamikan Profesor Konrad Ng (lahir di Kanada) dan memiliki seorang putri, Suhaila Ng. Suaminya memiliki gelar di bidang ilmu politik dan merupakan asisten profesor di Universitas Hawaii di jurusan Academy for Creative Media.
Obama Di Mata Maya Soetoro