About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Klantink Ngamen Lagi Untuk Galang Dana Bencana

Selebriti
Nenglya, 04.11.2010 - 07:36
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Masih ingat dengan grup pengamen Klantink yang menjadi jawara Indonesia Mencari Bakat (IMB) 2010 di Trans TV 24 Oktober 2010 kemarin? Ternyata kebiasaan Klantink tidur ngetem di terminal sulit ditinggalkan.

Buktinya, rombongan itu begitu sampai di Surabaya 1 November kemarin masih tetap menginap di terminal Joyoboyo Surabaya markasnya walau sehari saja sebagai obat kangen.

Klantink yang menjadi kaya mendadak ternyata tidak sombong, walau Rp 200 juta dan mobil Suzuki Splash sudah ditangan.

Mereka adalah Wawan, Imam, Mat Dowe, Lukin, dan Budi. Lima pengamen yang tergabung dalam kelompok bernama Klantink. Saat mereka pulang kandang ke terminal, disambut bak pahlawan oleh warga Surabaya.

Kemeriahan sambutan masyarakat sudah terasa sejak Wawan dan kawan-kawan mendarat di Bandara Juanda, Senin (1/11) malam. Kehadiran kru Trans TV Biro Surabaya yang secara khusus menjemput di bandara internasional itu menarik perhatian massa yang juga tengah menunggu.

Tim penjemput lainnya adalah dari Paguyuban Bendera Arek-Arek Suroboyo Group Bersatu Jawa & Madura yang dikomandani langsung oleh Cak Narto dan Ambon Jawas. Abu Amin, ayah Budi, juga ikut dalam rombongan penjemput Klantink.

Sosok-sosok yang akrab di layar kaca Trans TV selama delapan bulan terakhir itu disambut riuh masyarakat yang menunggu di pintu kedatangan penumpang. “Klantink juara!! Klantink pahlawan kita!” demikian suara bersahut-sahutan.

Walaupun para pesonil Klantink terlihat lelah karena dua hari tidak tidur untuk syuting program baru Klantink di Trans TV. Syuting dari jam 4 pagi sampai 6 sore, mereka tetap bersemangat menemui para teman, saudara, keluarga dan para penggemar mereka.

Dan mereka masih memberi peluang pada penggemarnya untuk berfoto bersama. Dan sesaat kemudian mereka digiring ke arah mobil yang sudah disiapkan Paguyuban Bendera Arek-Arek Suroboyo Grup Bersatu Jawa & Madura untuk Klantink.

Perjalanan tengah malam itu semula dengan tujuan sebuah hotel di dekat markas Klantink di daerah Joyoboyo yang telah disiapkan oleh tim dari Paguyuban. Tapi niat baik mereka ini rupanya ditolak oleh Klantink. Klantink tetap berkukuh ingin kembali ke markas mereka dulu di Terminal Joyoboyo.

Personel Klantink tetap terlihat semangat ketika salah seorang dari paguyuban spontan meminta mereka ngamen untuk korban bencana yang belakangan marak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

Kotak bekas minuman kemasan pun dijadikan Dowe sebagai tempat menampung uang sumbangan. Para pejabat yang menempati kursi undangan spontan merogoh dompet mereka dan memasukkan uang ke dalam kotak tersebut. Langkah ini diikuti ratusan masyarakat yang mengerumuni tenda.

Tanpa diduga, respons masyarakat untuk memberikan sumbangan ini benar-benar luar biasa. Dan hanya dalam waktu sekitar 15 menit terkumpul dana sebesar Rp 900.850. Aksi ngamen untuk penggalangan dana bencana ini masih akan dilanjutkan.

Beri Komentar