About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Makin Ganas, Merapi Meletus Lagi

Dalam Negeri
Billy, 01.11.2010 - 10:35
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

merapi2Rupanya murka Merapi belum sirna. Gunung berapi teraktif di dunia ini dikabarkan kembali meletus pada pukul 10.00 WIB pagi ini. Gumpalan awan panas atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai Wedhus Gembel kembali menguar dari puncak Merapi.

Awan panas tersebut bergerak menyusuri arah selatan dan timur mengikuti arah angin yang sedang berhembus, dalam kapasitas yang lebih besar dibanding letusan-letusan sebelumnya. Hal ini tak ayal menimbulkan kepanikan di sejumlah posko-posko pengungsi. Kabarnya terjadi peningkatan suhu di beberapa posko yang dekat dengan daerah sekitar gunung merapi, seperti posko Klaten.

Sementara susana mencekam pun terasa di Posko Induk Pakem, Kaliurang, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga setempat terlihat panik, karena merasakan kekuatan letusan yang lebih besar dari letusan yang telah terjadi.

Hingga saat ini, letusan yang juga mengeluarkan abu vulkanik itu belum juga berhenti. Namun belum sampai terasa di daerah posko induk. Warga dihimbau agar tidak panik dan tetap tenang agar tidak menghambat proses evakuasi.

Letusan Merapi pertama kali terjadi tanggal 26 Oktober lalu, mengeluarkan bungkahan besar awan panas yang merenggut nyawa sekitar 37 warga sekitar, termasuk sang kuncen Merapi Mbah Maridjan. Kemudian pada hari minggu (31/10) kemarin, juga terjadi letusan disertai dentuman yang tak pernah terdengar sebelumnya, dan pada petang hari yang sama, Merapi tercatat 4 kali mengeluarkan awan panas.

Sementara para petugas pengamatan Merapi di Babadan sudah ditarik mengungsi sejak minggu malam kemarin, karena kondisi Merapi makin mengkhawatirkan. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Surono, menuturkan bahwa aktivitas Merapi kali ini mencapai 900 ribu kali 10 pangkat 12. Sekitar 3 kali lebih besar dari aktivitas Merapi pada saat meletus tahun 1997, 2001, dan 2006 lalu.

Beri Komentar