- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Banjir yang terjadi di Jakarta hari senin (25/10) kemarin menyisakan banyak cerita, salah satunya datang dari Edric Tjandra, aktor lawak keturunan Tionghoa ini mendapatkan pengalaman kurang mengenakkan terkait peristiwa tersebut. Pria berkulit putih ini ditolak saat hendak menggunakan jasa ojek, bahkan disuruh jalan kaki saja oleh tukang ojek yang bersangkutan.
“Gue dari Studio Penta ke kemang lima jam. Di Blok M gue mau naik ojek. Sampai abang ojeknya menolak. Padahal, gue sudah tambahin Rp5 ribu,” keluh Edric.
Tak hanya itu, dituturkan Edric kemudian, si tukang ojek malah menyuruhnya jalan kaki saja. Dia bilang, ‘Mending mas jalan kaki saja, daripada motor saya rusak’. Gila, masak dari Pasaraya (Blok M) ke Kemang berjalan kaki?,” kata komedian yang sering memerankan waria ini sewot.
Aktor ini juga mengakui bahwa rumahnya juga ikut tergenang banjir. “Banjir yang kemarin itu luar biasa. Dalam waktu tiga jam, banjir di rumah gue sudah semata kaki,” imbuhnya.
Edric berpesan pada pihak berwenang untuk segera mengatasi masalah ini, dirinya juga sedikit mengkritik pemerintah, menurutnya pemerintah terutama pihak pemda DKI Jakarta lebih mementingkan pembangunan pusat perbelanjaan / mall ketimbang mengurusi infrastruktur penangkal banjir. “Sudah lihat sendiri kan. Sehari saja hujan sudah dahsyatnya. Dibenerin deh dari sekarang resapan airnya yang lebih bagus. Jangan mal melulu yang dibangun,” ujarnya pedas.