About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Anak Suka Umek (Tidak Bisa Diam) Apa Solusinya?

Rubrik Konsultasi
luxboy, 25.10.2010 - 09:43
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Yang terhormat Ibu Maria, saya mempunyai dua anak (putra dan putri). Anak-anak saya nakal-nakal alias umek dan tidak bisa diam. Masing-masing berusia enam tahun dan empat tahun. Bila diajak ke suatu tempat, misalnya ke rumah kakek-nenek, pesta, atau ke mal, mereka selalu lari-lari, mengambil barang, dan kadang berteriak-teriak.

Saya sudah memberi tahu baik-baik, tapi tidak pernah didengar. Akhir-akhir ini, saya cubit mereka, kadang jewer. Tapi, tetap saja mereka belum mau menurut. Saya jadi serba salah. Diperlakukan halus tidak bisa. Dikerasi pun tidak mempan. Saya harus bagaimana Bu? Terima kasih.

LAELI, Sidoarjo

Yang mempunyai anak pasif dan pemalu sering ingin anak-anaknya berubah menjadi aktif. Bahkan, ada yang berkomentar, “Aduh Bu, anak laki-laki kok diam sekali. Lebih baik ada nakalnya supaya kelihatan gagah berani”. Sebaliknya, anak aktif, bahkan glitis (membuat gemas dan jengkel), sampai dipukul pun belum berperilaku seperti yang “diharapkan”. Orang tua juga mengeluj, mengapa semua cara tidak bisa membuat anak menurut.

Mengapa begitu? Sebab, para orang tua belum mau atau belum terbiasa memahami dunia anak. Mereka juga butuh dimengerti dan didisplinkan sesuai dengan usia dan kebutuhan. Anak-anak seusia putra ibu masih wajar bersikap demikian. Mereka senang berekspresi dengan berlari dan berteriak. Mereka mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Kadang, dengan spontan mereka memegang barang-barang yang dilihat.

Nah, di sini dibutuhkan peran kesabaran ibu untuk melatih dan bersikap tegas, tapi lembut. Orang tua juga dibutuhkan anak untuk mau mendengar. Tidak ada yang instan. Artinya, anak belajar dari proses berulang. Mereka tidak bisa hanya sekali atau dua kali belajar. Yang lebih penting, orang tua mesti konsisten dengan apa yang disampaikan.

Sekarang bukan zamannya mendidik anak dengan kekerasan yang malah menimbulkan luka hati, dendam, dan rasa rendah diri. Lihatlah kelebihan anak. (Maria Farida Kurniawati – Baby Smile School)

Beri Komentar